Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
10 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Home  /  Berita  /  Kulim

Jelang Lebaran, Satu Keluarga Tewas Saat Kebakaran Toko Aksesoris di Padang

Jelang Lebaran, Satu Keluarga Tewas Saat Kebakaran Toko Aksesoris di Padang
Petugas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) mengevakuasi korba dari peristiwa kebakaran di Jalan Gajah Mada, Gunung Pangilun, Padang, pada Minggu (1/5) pagi. (antara/ho-damkarpadang)
Minggu, 01 Mei 2022 10:27 WIB
PADANG – Tiga orang yang merupakan anggota keluarga tewas dalam peristiwa kebakaran di kedai asesoris motor di Jalan Gajah Mada, Gunung Pangilun, Padang, Sumatera Barat (Sumbar) pada Minggu sekitar pukul 06.00 WIB.

Ketiga korban tersebut terdiri dari ayah ibu dan anak, yakni Aidil (28), Pia (20), dan sang anak Fitra yang masih berusia satu tahun.

"Ketiga korban sedang berada di dalam kedai saat kebakaran terjadi dan tidak sempat menyelamatkan diri ke luar," kata Kepala Bidang Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang Sutan Hendra, di Padang, Minggu pagi.

Ia mengatakan korban ditemukan di dalam kamar mandi setelah kobaran api bisa dijinakkan oleh petugas pemadam kebakaran.

"Api diperkirakan muncul dari bagian depan kedai, sehingga korban lari ke arah belakang. Karena tidak ada pintu keluar di belakang akhirnya korban masuk ke kamar mandi," katanya.

Jasad ketiga korban langsung dievakuasi dari kamar mandi oleh petugas dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar.

Selain kedai asesoris motor, amukan "si jago merah" pada Minggu pagi itu juga menghanguskan satu petak kedai serta merembes ke satu unit bangunan lainnya di lokasi yang merupakan kawasan padat penduduk.

Untuk melakukan pemadaman api Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mengerahkan sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran.

Saat peristiwa kebakaran tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian, salah satunya untuk mencari tahu penyebab pasti kebakaran.

"Kami telah mendatangi serta mengamankan tempat kejadian guna proses lebih lanjut, termasuk memeriksa saksi-saksi," kata Kepala Unit III Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Padang Ipda Vemmy Siswandi.

Pada bagian lain, Damkar Kota Padang mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati terhadap bencana kebakaran, apalagi yang hendak meninggalkan rumah untuk mudik Lebaran.

"Pastikan kondisi listrik, kompor, gas, bahan bakar minyak, atau benda lainnya yang bisa memicu kebakaran sebelum meninggalkan rumah," kata Sutan Hendra. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:sumbar.antaranews.com
Kategori:Warga Bertuah, Binawidya, Kulim
wwwwww