Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
2
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
3
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
4
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
5
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
2 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Kejuaraan Bulutangkis Asia 2022

Pramudya/Yeremia Kalahkan Juara Dunia

Pramudya/Yeremia Kalahkan Juara Dunia
Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan. (Foto: Humas PP PBSI)
Jum'at, 29 April 2022 22:23 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MANILA - Hasil luar biasa ditunjukkan ganda putra Indonesia, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan di babak perempat final Kejuaraan Bulutangkis Asia 2022. Pramudya/Yeremia berhasil menumbangkan juara dunia 2021 asal Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi.

Berlaga di Muntinlupa Sports Complex, Manila, Jumat (29/4/2022), Pramudya/Yeremia menang rubber game 21-15, 19-21, 21-19. Pasangan ranking 21 dunia tersebut merasa senang karena kemenangan ini membalaskan dendam mereka setelah kalah dua kali beruntun di Bali tahun lalu.

"Rasanya senang bisa menang dari mereka karena kami dua kali kalah beruntun di Bali tahun 2021 lalu. Di Indonesia Open dan World Tour Finals," kata Pramudya.

"Hari ini kami tidak meladeni permainan drive mereka karena kami tahu mereka bagus di pola itu. Kami tadi coba stop bola dan mencari serangan. Di lapangan berangin seperti ini, kami memang mau menyerang terus," sambungnya.

Sebenarnya Pramudya/Yeremia bisa saja memenangi laga dengan dua gim andai fokus mereka terus terjaga.

"Tadi di gim kedua sebenarnya kami bisa menyelesaikan, sudah unggul juga. Tapi kembali, fokus kami hilang. Ini yang harus kami perbaiki terus," ujar Yeremia.

Di babak semi final, Pramudya/Yeremia menunggu pemenang antara rekan senegara Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto melawan Man Wei Chong/Kai Wun Tee dari Malaysia.

"Besok siapa saja lawannya kami akan main all out," ucap Yeremia.

Sementara di ganda putri, perjalanan Ribka Sugiarto/Siti Fadia Silva Ramadhanti harus berakhir setelah dikalahkan ganda China, Du Yue/Li Wen Mei dengan skor 10-21, 12-21. ***

wwwwww