Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
14 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
6
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
4 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Home  /  Berita  /  Kampus

Baznas Berencana Buka UPZ di Seluruh Dunia

Baznas Berencana Buka UPZ di Seluruh Dunia
Ketua Baznas RI Noor Achmad dalam pertemuan virtual dengan Duta Besar Belanda untuk Indonesia Mayerfas, Rabu, 13 April 2022. (foto: ist./baznas)
Kamis, 14 April 2022 18:54 WIB
JAKARTA - Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI Noor Achmad bersilaturahmi secara virtual dengan Duta Besar (Dubes) Belanda untuk Indonesia Mayerfas pada Rabu (13/4/2022). Pertemuan digelar dalam rangka penguatan dan perluasan syiar zakat ke benua Eropa dan dunia, termasuk dengan pembentukan unit pengumpul zakat (UPZ) di seluruh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI).

"Alhamdulillah kami merasa bangga bisa bersilaturahim dengan Pak Dubes dalam rangka untuk pengembangan zakat. Alhamdulillah di Bulan Ramadhan mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semuanya. Ada hal yang ingin kami sampaikan, Baznas diperbolehkan untuk membentuk UPZ di seluruh kedutaan di dunia di KBRI, tujuannya adalah dalam rangka untuk menyejahterakan umat, dan mengentaskan kemiskinan," ucap Noor sebagaimana dikutip GoSumbar.com, Kamis (14/4/2022).

Nantinya bantuan yang disalurkan, menurut Noor, bisa berguna bagi mahasiswa atau TKI yang membutuhkan bantuan, tak hanya di Eropa namun juga di kawasan Timur Tengah.

"Untuk itu, kami menginisiasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat di KBRI dan bisa dikelola oleh teman-teman di KBRI atau jika tidak ada tenaganya bisa menunjuk atau menugaskan yang lain dalam pengelolaan UPZ-nya," ujarnya.

Baznas memiliki tujuan mulia untuk mengembangkan Gerakan Cinta Zakat ke seluruh kedutaan di dunia. Saat ini, upaya maksimal terus dilakukan Baznas, salah satunya dengan melakukan audiensi dengan Malaysia dan UEA untuk membentuk UPZ di sana.

"Dalam pengelolaannya kami juga mengedepankan 3 aman, yaitu aman syar'i, aman regulasi, dan aman NKRI. Ini memang amanat UU membolehkan kami untuk membuka UPZ di kedutaan Indonesia di seluruh dunia, sebagaimana UU No.23 tahun 2011 serta PP nomor 14 tahun 2014. Mudah-mudahan ada manfaatnya bagi kita semuanya," kata Noor.

Upaya Baznas itu pun mendapat sambutan hangat dari Dubes Belanda, Mayerfas yang menyebut hal ini merupakan kesempatan berharga untuk bisa melakukan audiensi dengan Ketua Baznas, wakil ketua baznas dan pimpinan Baznas.

"Pertama, jumlah warga Indonesia di Belanda perkiraan kami ada sekitar 400 ribu WNI. Saya belum tahu berapa yang muslim, tapi kalau kita lihat beberapa kali kita berkumpul, orang Islam banyak sekali mungkin lebih dari setengahnya, masjid kita juga ada di Den Haag, Amsterdam dan cukup banyak juga di Belanda ini," katanya.

"Kami menyambut baik dari Baznas, jumlah potensi pengumpulan di Belanda ini cukup besar, terkadang para WNI kebingungan juga dalam menyalurkannya. Untuk itu nanti akan kami konsultasikan dengan Kemlu," sambung Mayerfas.

Mayerfas juga mengatakan ada peluang untuk membentuk UPZ Baznas di Eropa karena kebaikan seperti itu sangat baik jika diteruskan dan diupayakan.

"Mungkin nanti kita bisa bentuk UPZ Baznas Eropa, karena kawasan kita banyak sekali, akan kami bicarakan, nanti kalau ada kesepakatan mungkin bisa kita bentuk UPZ Baznas Eropa," pungkasnya.

Turut hadir dalam pertemuan itu, Wakil Pimpinan Baznas RI, Mokhamad Mahdum, para pimpinan Baznas RI dan para pejabat terkait.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Pasar & Niaga, Kampus
wwwwww