Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
18 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
6
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
7 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Home  /  Berita  /  Parlemen

Tanpa Parpol Nama Anies Selalu Bertengger di Tiga Besar Lembaga Survei, Pengamat: Tanda Publik Inginkan Perubahan

Tanpa Parpol Nama Anies Selalu Bertengger di Tiga Besar Lembaga Survei, Pengamat: Tanda Publik Inginkan Perubahan
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (Foto: Istimewa)
Kamis, 31 Maret 2022 13:20 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Meski bukan berasal dari partai politik seperti halnya Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, AHY namun nama Anies Baswedan tetap konsisten bertengger di urutan tiga besar sejumlah lembaga survei dalam hal elektabilitas. Justru beberapa nama-nama capres yang berasal dari parpol elektabilitasnya jeblok.

Menanggapi fenomena tersebut, Pengamat kebijakan publik IDP-LP, Riko Noviantoro menilai, konsistennya elektabilitas Anies Baswedan disejumlah lembaga survei merupakan fenomena yang cukup menarik.

"Bisa jadi publik sudah jengah, trauma dengan calon dari parpol. Anies tanpa parpol tapi disukai publik. Saya kira ini menandakan atau sinyal bahwa masyarakat menginginkan perubahan soal calon pemimpin mendatang. Masyarakat mungkin ingin calon pemimpin yang bebas dari lingkaran oligarki dan dinasti," kata Riko.

Riko mengatakan, jika pertanyaannya capres mesti memiliki kendaraan yakni harus melalui parpol, hal itu bukan masalah besar.

"Aturan formal memang begitu. Tapi politik itu bicaranya pragmatisme. Yang ada nanti parpol butuh figur yang punya pesona dan karisma yang diterima masyarakat. Sejarah mencatat bagaimana tanpa kendaraan parpol, Anies mampu membuktikan sebagai pemenang Pilgub DKI Jakarta," ungkapnya.

Riko menambahkan, dibandingkan kandidat capres lainnya, Anies termasuk kandidat yang easy going. Sekaligus nyata lakukan perubahan di Jakarta.

"Yang lain kan ingin dikenal publik mesti menggerakkan relawan, simpatisan, mesin partai yang tentu saja itu butuh dana. Anies adem ayem aja tanpa keluar dana tapi publik merespons positif," katanya.

Riko menilai, masyarakat semakin melek dan cerdas soal memilih pemimpin ke depan. Pastinya harus melayani rakyat. "Era teknologi digital ini menjadikan masyarakat semakin cerdas dalam menentukan pilihannya," ujar Riko.

Masyarakat, kata dia, membutuhkan calon pemimpin yang mampu memecahkan beragam persoalan berbasis pada rasionalitas. Serta mampu mendorong potensi lokal.***

wwwwww