Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
2
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
21 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
11 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
6
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
Parlemen
11 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Jumlah Kontingen Indonesia Efisien, Target Pertahankan Perolehan Medali Emas

Jumlah Kontingen Indonesia Efisien, Target Pertahankan Perolehan Medali Emas
Menpora Amali (Foto: Kemenpora)
Kamis, 31 Maret 2022 21:43 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melakukan efisiensi dalam pengiriman Kontingen Indonesia. Pada SEA Games 2021 Vietnam hanya 43,4 persen jumlah atlet dari jumlah atlet yang dikirim ke SEA Games 2019 Filipina.

SEA Games 2021 nanti Indonesia hanya mengirim 476 atlet dari 31 cabang olahraga. Sementara SEA Games 2019 di Filipina, Indonesia mengirim 841 atlet dari 52 cabang olahraga.

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali menegaskan bahwa jumlah cabor dan atlet yang dikrim tersebut merupakan hasil hitung-hitungan tim review yang terdiri dari KONI, KOI, Pakar dan Praktisi olahraga secara objektif.

"Saya rasa cabor-cabor yang 31 ini sudah pernah berhadapan dengan tim review, sudah pernah di fit and proper, diuji oleh tim review. Sehingga meloloskan atlet dan jumlah kontingen yang seperti itu, dan seobjektif mungkin," ujar Menpora Amali.

Meski melakukan efisiensi pengiriman atlet, Menpora Amali berharap prestasi yang dihasilkan pada SEA Games 2021 nanti tetap membanggakan dan bisa mempertahankan jumlah medali yang diraih di SEA Games 2019 lalu. "Kita berharap dengan 72 (emas) yang lalu bisa kita pertahankan. Insya Allah," harapnya.

Menurut Menpora Amali, efisiensi terhadap pengiriman atlet dilakukan melalui tahapan proses dan identifikasi berbasis database catatan prestasi atlet pada setiap cabang olahraga. Selain itu, efisiensi ini juga dibuat dengan memperhatikan beberapa hal.

Salah satunya adalah cabang olahraga unggulan yang tercantum pada Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), yakni 14 cabang olahraga. Namun, dari jumlah itu hanya 13 saja yang ikut ke Vietnam karena panjat tebing tidak dipertandingkan tahun ini.

Selain itu, efisiensi juga dilakukan dengan melihat potensi medali di masing-masing cabang olahraga yang mau dikirim. Kemudian, pertimbangan berikutnya adalah anggaran dari pemerintah yang terbatas imbas alokasi untuk pandemi COVID-19.

"Saya terlibat sehingga bisa menyampaikan seefisien mungkin karena ini harus dibiayai oleh keuangan negara sekarang konsentrasi pendanaan kita kepada pandemi COVID-19 baik penanganan kesehatannya, penanganan dampak sosialnya dan bagaimana pertumbuhan ekonomi," katanya.

Disisi lain, SEA Games merupakan sasaran antara menuju Asian Games dan olimpiade. Dengan demikian pemerintah mengirimkan 60 persen atlet junior dan 40 persen atlet senior. Ini dilakukan supaya ada pelapis atlet yang dipersiapkan di olimpiade.

"Karena sasaran utama kita adalah olimpiade. Maka komposisi atlet yang dikrim 60 persen junior, 40 persen senior. Jadi jelas konsisten kita dengan sasaran dan kemudian konsisten kita dengan pengiriman. Kita bicara targetnya olimpiade. Tadi tim review sudah melaporkan dan saya minta dari awal saya minta 60 persen atlet adalah junior. Sehingga kita ada pelapis, pelapis setelah yang senior ini akan akhir masa prestasinya," katanya.

Untuk diketahui, saat berpartisipasi di Filipina, Indonesia sukses mendulang sebanyak 72 medali emas dan duduk di posisi keempat klasemen terakhir perolehan medali. Saat itu Indonesia berada di belakang Thailand di tempat ketiga, Vietnam di posisi kedua, dan tuan rumah Filipina di urutan pertama.

SEA Games Hanoi akan berlangsung pada 12-23 Mei mendatang. Total sebanyak 40 cabang akan dilombakan dan 526 nomor akan dipertandingkan. ***

wwwwww