Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
21 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
2
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
Balai Kota
20 jam yang lalu
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
3
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
4
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
Balai Kota
21 jam yang lalu
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
5
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Home  /  Berita  /  Cendekia

Beraksi di Sejumlah Daerah, Komplotan Rampok asal Solok Selatan Ditangkap Polisi di Pariaman

Beraksi di Sejumlah Daerah, Komplotan Rampok asal Solok Selatan Ditangkap Polisi di Pariaman
Kapolres Pariaman, Sumbar AKBP Abdul Azis menunjukkan barang bukti kasus perampokan yang pelakunya beroperasi di sejumlah daerah di Sumbar, Kamis. (ANTARA/Aadiaat M. S.)
Sabtu, 19 Maret 2022 14:57 WIB

PARIAMAN - Kepolisian Resor (Polres) Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) menangkap penadah dan komplotan perampok spesialis toko dan gudang yang telah beraksi di berbagai daerah di provinsi setempat.

"Kami menangkap penadahnya lalu dilanjutkan menangkap pelaku perampokannya pada Kamis dini hari (10/3) sekitar pukul 02.00 WIB sebelum merampok di Kabupaten Padang Pariaman," kata Kapolres Pariaman AKBP Abdul Azis saat jumpa pers di Pariaman, Kamis.

Ia mengatakan perampok yang terdiri dari tiga orang yakni H (46), N (45), dan HF (36) merupakan warga Kabupaten Solok Selatan yang sudah mencuri pupuk di Kabupaten Pesisir Selatan dan barang bangunan di Kota Bukittinggi, serta suku cadang kendaraan bermotor di Kota Pariaman.

Barang curian yang di Bukittinggi yaitu seng dan di Pariaman berupa oli, ban dalam, dan aki kendaraan bermotor dijual kepada penadah berinisial OP (32) di Kabupaten Solok. Sedangkan pupuk yang dicuri di Pesisir Selatan digunakan pelaku untuk ladangnya.

Ia menyampaikan penadah ditangkap pada Selasa (8/3) setelah Polres Pariaman menerima laporan dari korban Hendra pada Senin (7/3). Selanjutnya kepolisian menangkap pelaku pembobolan pada Kamis dini hari tadi. "Dua pelaku pembobolan terpaksa kami lumpuhkan dengan timah panas karena berusaha melawan," katanya.

Azis mengatakan pelaku perampokkan H sebelumnya pernah ditahan karena kasus pembunuhan dan pencurian. "H ini merupakan otak dari perampokkan, sedangkan HF mendobrak pintu dan N membawa mobil," ujarnya.

Kepala Satuan Reskrim Polres Pariaman AKP Muhammad Arvi mengatakan pihaknya lebih dulu menangkap penadah karena berdasarkan hasil penyelidikan pelaku menawarkan produk hasil curian ke sejumlah toko di Padang dan bahkan melalui media sosial.

Selanjutnya setelah penyelidikan pihaknya mengetahui keberadaan pelaku perampokan di Padang Pariaman untuk melakukan mencuri di gudang beras sekitar pukul 03.00 WIB. "Untuk kerugian korban di Kota Pariaman mencapai Rp60 juta," ujarnya.

Adapun barang bukti pada kasus tersebut yaitu oli berbagai merek, aki basah dan kering, ban dalam, linggis, pemotong gembok, sejumlah uang dan telepon genggam, serta mobil bak terbuka.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Warga Bertuah, Cendekia, Binawidya, Pekanbaru Kota, Sail, Tenayan Raya
wwwwww