Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
2
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
23 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
3
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
4
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
12 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
5
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
Parlemen
12 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Video Diduga Oknum Guru Perempuan Tampar Siswa Ditanggapi Pemerintah

Video Diduga Oknum Guru Perempuan Tampar Siswa Ditanggapi Pemerintah
Tangkapan layar video sosok diduga guru Tampar siswa. (gambar: ist. via pojoksatu)
Rabu, 16 Maret 2022 14:04 WIB
PRABUMULIH - Video seorang perempuan diduga oknum guru di Prabumulih, Sumatera Selatan, viral di media sosial. Pemberitaan yang dibaca Rabu (16/3/2022) menyebut, sosok diduga oknum guru itu menampar pipi seorang siswa laki-laki di ruang kelas.

"Satu, dua, tiga, empat, lima," ujar perempuan berkerudung dalam video itu sambil melayangkan tangannya ke pipi siswa laki-laki tersebut, sebagaimana dikutip dari Pojoksatu.

Sementara sosok diduga oknum guru itu melayangkan tamparan keras, siswa yang menerima tamparan itu hanya berdiri dan menunduk ke bawah.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Prabumulih Ahmad Kusron mengaku baru mengetahui perihal video viral tersebut dari awak media.

"Saya baru tahu. Kami tidak bisa berkomentar banyak, karena hal itu merupakan wewenang provinsi," ujarnya dilansir dari Sumeks.co.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Warga Bertuah
wwwwww