Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
2
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
21 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
10 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
6
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
Parlemen
10 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

SoftBank Mundur, Luhut Pastikan Ada 2 Investor Baru Asal Timur Tengah untuk IKN

SoftBank Mundur, Luhut Pastikan Ada 2 Investor Baru Asal Timur Tengah untuk IKN
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: Istimewa)
Rabu, 16 Maret 2022 16:28 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Kabar mundurnya SoftBank Group sebagai investor dari pembangunan mega proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara cukup mengejutkan publik. Bahkan, dugaan pembatalan pemindahan IKN dari Jakarta ke Kaltim pun timbul.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan memberikan komentar. Ia mengaku sudah ada investor lain terkait pembangunan IKN Nusantara di Kaltim.

Tak hanya itu, katanya, Pemerintah sudah mengetahui SoftBank Group bakal mundur dari investor proyek IKN Nusantara. Mereka mundur karena permasalahan internal yang membuat tidak memiliki dana untuk investasi di IKN.

"SoftBank dari awal sudah mundur, sejak sahamnya drop. Jadi dia tidak ada (dana), ya sudah off," ungkapnya, melansir dari WartaEkonomi.co.id--Jaringan Suara.com, Rabu (16/3/2022).

Pria kelahiran 28 September 1947 itu memastikan, Abu Dhabi dan Arab Saudi akan berinvestasi untuk pembangunan IKN Nusantara. Katanya, dua negara di kawasan Timur Tengah itu sudah berkomitmen investasi senilai 20 miliar dolar AS.

Politisi Partai Golkar itu juga membeberkan, dana tersebut akan digunakan untuk membangun gedung-gedung selain pemerintahan. "Sisanya, tidak masalah yang gedung-gedung pemerintahan dibayar APBN," pungkasnya.***

wwwwww