Home  /  Berita  /  Parlemen

Legislator PDIP: Usulan Penundaan Pemilu Cederai Kesepakatan

Legislator PDIP: Usulan Penundaan Pemilu Cederai Kesepakatan
Ilustrasi Pemilu. (foto: dok. ist.)
Rabu, 23 Februari 2022 19:06 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi II DPR RI Rifqinizami Karsayuda menilai usulan penundaan pelaksanaan Pemilu 2024 yang disampaikan Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar telah mencederai kesepakatan bersama terkait waktu pelaksanaan Pemilu. Hal tersebut Ia sampaikan dalam pesan singkat kepada wartawan, Rabu (23/2/2022).

"Pernyataan saudara Muhaimin Iskandar telah cederai kesepakatan yang diputuskan pemerintah, penyelenggara pemilu dan DPR terkait hari pemungutan suara Pemilu 2024 yang diputuskan pada tanggal 14 Februari 2024 dan Pilkada dilaksanakan pada November 2024," kata Rifqi sebagaimana dikutip GoSumbar.com.

Dia mengingatkan bahwa Fraksi PKB DPR RI menjadi bagian dari kesepakatan yang menjadi keputusan bersama terkait jadwal pelaksanaan Pemilu 2024 dan Pilkada Serentak 2024.

Rifqi menilai wacana yang disampaikan Muhaimin tersebut sebaiknya tidak perlu dilanjutkan agar tidak menjadi polemik di publik.

"Saat ini kita lebih baik fokus menyusun tahapan Pemilu 2024 termasuk mengisi berbagai kekosongan norma yang ada dalam Peraturan KPU (PKPU) dan Peraturan Bawaslu (Perbawaslu)," ujarnya.

Menurut politisi PDI Perjuangan itu, langkah menyiapkan norma dalam PKPU dan Perbawaslu itu diperlukan agar pelaksanaan Pemilu 2024 menjadi lebih baik untuk menghasilkan kepemimpinan nasional yang baru.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar mengusulkan agar jadwal pelaksanaan Pemilu 2024 ditunda satu hingga dua tahun, agar momentum perbaikan ekonomi tidak hilang dan tidak terjadi pembekuan ekonomi.

Dia menilai, pandemi COVID-19 yang terjadi selama dua tahun mengakibatkan stagnasi bahkan penurunan perekonomian nasional, namun dalam beberapa waktu ini, mulai tampak ada tren perbaikan ekonomi yang cukup positif.

"Saya menerima para pelaku UMKM, pebinis, analis ekonomi dari berbagai perbankan, banyak masukan penting dan intinya prospek ekonomi kita pasca-pandemi. Dari seluruh masukkan itu saya mengusulkan pemilu tahun 2024 itu ditunda satu atau dua tahun," kata Muhaimin di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu.

Dia mengatakan, para pelaku usaha memberikan masukan penting terutama memasuki tahun 2022 sangat optimis dan memiliki kecenderungan positif yang luar biasa akan banyak momentum-momentum ekonomi untuk pemulihan terhadap dua tahun pandemi yang tidak efesien.

Muhaimin mengatakan, sejak 2021 sudah dilakukan restarting ekonomi yang cukup bagus dan kedepan akan ada tren momentum-momentum perbaikan yang dahsyat dan juga akan ada peluang untuk bangkit lebih baik dibandingkan negara-negara manapun.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Parlemen, Kampus
wwwwww