Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
24 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
2
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
Parlemen
24 jam yang lalu
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
3
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
Parlemen
24 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
4
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
5
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
6
Drama Menit Akhir! Penalti Ditepis, PSPS Pekanbaru Gagal Curi Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC
Gelanggang
5 jam yang lalu
Drama Menit Akhir! Penalti Ditepis, PSPS Pekanbaru Gagal Curi Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Senator Sumbar Minta Orang Tua Izinkan Anaknya Divaksin

Senator Sumbar Minta Orang Tua Izinkan Anaknya Divaksin
Anggota DPD RI dari dapil Sumatera Barat, Emma Yohanna saat meberikan sambutan. (foto: DPD)
Selasa, 22 Februari 2022 20:06 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
PADANG - Anggota DPD RI Emma Yohanna meminta meminta para orang tua untuk mendukung dan mengizinkan anaknya mengikuti vaksin. Sebab, tingkat penularan kasus Covid-19 sangat berpengaruh terhadap prosedur pembelajaran tatap muka. Vaksinasi menjadi penting, karena meningkatkan imun atau kekebalan tubuh atas virus Covid-19.

"Sejak diwajibkan vaksinasi terhadap anak usia 6-11 tahun oleh Pemerintah, baru hari ini kita melaksanakannya. Sebab, kita perlu melakukan pendekatan persuasif kepada anak dan kedua orangtua/wali murid. Alhamdulillah, di SD Citra Almadina yang siswa kelas 1 hingga kelas 6 berjumlah 150 siswa, vaksinasi ini mendapat tanggapan antusias," ujar Emma Yohanna, yang Ketua Yayasan Citra Almadina itu dalam keterangan yang diterima GoSumbar.com, Selasa (22/2/2022).

dalam kegiatan vaksinasi tersebut, pihak sekolah membatasi jumlah peserta  agar tidak membeludak. "Selain itu agar anak-anak kita ini tidak terlalu lama menunggu giliran divaksin, juga supaya mereka tidak merasa terpaksa, merasa takut. Harus benar-benar kesadaran dari anak-anak, dan dari oran tuanya," ujar Uni Emma.

Sementara itu, Kepala SD Citra Almadina, Rimita Ningsih mengatakan meskipun masih ada murid yang belum vaksin, pihak manajemen SD Citra Almadina tidak melarang murid belajar tatap muka (PTM) di sekolah.

"Kita sekolah swasta, semua kebijakan dilakukan sendiri, tapi dengan cara sebaik-baiknya. Jadi kita tetap melaksanakan belajar tatap muka dengan mengatur prokes dengan seksama. Apalagi kita di sini kelas kecil, hanya 10 sampai 12 murid dalam satu ruangan belajar," ujar Rimita Ningsih.

Selain itu, dilokasi, Zulfan orang tua dari Andrezta (11) dan Kirani (9) mengatakan, ia membolehkan putra dan putrinya divaksin dengan alasan ikut aturan pemerintah sebagai warga negara yang baik. "Yang kedua, niatan lillahita’allah. Berserah diri pada Allah semoga ke depannya aman-aman saja. Amiinn," ujarnya.

Vaksinasi di SD Citra Almadina sendiri digelar atas kerja sama dengan tenakes dari Puskesmas Padang Pasir, Padang Barat. Setelah divaksin, setiap anak diberi print out kartu vaksinasi yang telah memiliki barcode.

Pada pembukaan acara hadir dan juga memberi sambutan Kapolsek Padang Barat AKP Gusdi dan jajaran, Lurah Purus Al Banna SSTP, dan UPT Puskesmas Dinkes Padang.***

wwwwww