Home  /  Berita  /  Kampus

Sekjen Minta Peneliti BK DPR Hadirkan Lompatan Kerja Penuhi Kebutuhan Dewan

Sekjen Minta Peneliti BK DPR Hadirkan Lompatan Kerja Penuhi Kebutuhan Dewan
Sekjen DPR RI Indra Iskandar dalam Rapat Kerja BK DPR RI di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis, 17 Februari 2022 lalu. (foto: ist.)
Sabtu, 19 Februari 2022 03:52 WIB
JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI Indra Iskandar meminta para peneliti di bawah Badan Keahlian (BK) DPR RI berpikir out of the box dan melakukan lompatan-lompatan kerja. Demikian disampaikan birokrat asal Aceh itu dalam Rapat Kerja BK DPR RI di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

"Kita sudah lihat di DPR sekarang bahkan di 2024 nanti, akan banyak lagi milenial yang jadi Anggota DPR RI. Jangan sampai BK DPR tertinggal cara melihat masalah dengan generasi milenial yang nanti akan mengisi dewan ke depan. Semua kegiatan kita harus in line dengan misi DPR. Jadi, sedapat mungkin kegiatan riset keluar kota jangan biasa-biasa aja. Harus in line dengan DPR, itu yang harus kita kejar," ujar Indra sebagaimana dikutip GoSumbar.com dari siaran resmi parlemen, Sabtu (19/2/2022).

Dengan memiliki cara berpikir seperti itu, maka setiap hasil riset yang dihasilkan BK DPR RI memiliki dampak (outcome) yang jelas. Tidak bekerja seperti hamster wheel, berputar tapi sesungguhnya bergerak di tempat. Tantangan organisasi ke depan inilah, menurut Indra, yang akan menjawab kebutuhan zaman.

WartaPKU Sekjen DPR RI Indra Iskandar d
Sekjen DPR RI Indra Iskandar dalam Rapat Kerja BK DPR RI di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis, 17 Februari 2022 lalu. (foto: ist.)

"Organisasi di lingkungan lain, organisasi pemerintah khususnya, sudah mengacu pada reformasi birokrasi, mengacu pada organisasi modern. Yang menempatkan tenaga fungsional sebagai acuan utama. Kita harus mengubah pola kerja menjadi lebih sederhana, output-outcome menjadi isu yang utama," urai Indra lebih lanjut.

Salah satu kerja yang signifikan berdampak terhadap organisasi adalah salah satunya menunjukkan eksistensinya tidak hanya ke dalam internal Setjen DPR RI, tapi juga ke publik luas pada umumnya. Sehingga, diharapkan ratusan peneliti yang berada di dalam pusat-pusat kajian di bawah kendali BK DPR RI dapat menghadirkan gagasan-gagasannya secara tertulis kepada publik.

"Di (Badan Keahlian) sini banyak perancang UU, peneliti di pusat-pusat kajian yang ada, tentu alangkah eloknya kalau teman-teman rajin menulis di media luar. Supaya itu ada warna yang balance yang itu ditampilkan di ruang-ruang publik. Itu akan sangat penting untuk membangun persepsi publik bahwa BK DPR RI ini bukan subordinat dari DPR," harap Indra kepada para perancang maupun peneliti di BK DPR RI.

Dengan aktif hadirkan gagasan di ruang publik tersebut, maka diharapkan BK DPR RI akan berdiri secara objektif serta memberikan perspektif dari berbagai spektrum yang ada di di DPR. "Kita tahu di DPR banyak sekali warna-warni ideologi, maka Badan Keahlian memberikan nuansa ideologi yang berbeda pula," tutupnya.

Diketahui, dalam rangka mewujudkan visi dan misi Badan Keahlian guna mendukung pencapaian Visi dan Misi Sekretariat Jenderal DPR RI dalam mendukung kinerja DPR RI, maka terdapat dua sasaran program yang harus dicapai. Pertama, terwujudnya kepuasan Anggota DPR RI atas dukungan Badan Keahlian dengan Indeks kepuasan Anggota DPR RI atas Layanan Badan Keahlian sebagai indikator kinerjanya. Kedua, terwujudnya tata kelola pemerintahan di Badan Keahlian yang berkualitas, dengan Indeks Reformasi Birokrasi di lingkup Badan Keahlian dan Nilai Evaluasi Akuntabilitas Kinerja di lingkup Badan Keahlian sebagai indikator kinerjanya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Kampus
wwwwww