Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
15 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
Nasional
13 jam yang lalu
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
13 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
15 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
6
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
19 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Home  /  Berita  /  Gelanggang

NOC Luncurkan Program Indonesia Olympic Champion

NOC Luncurkan Program Indonesia Olympic Champion
Raja Sapta Oktohari. (Foto: NOC Indonesia)
Kamis, 20 Januari 2022 20:51 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) akan meluncurkan Program Juara Olimpiade Indonesia "Indonesia Olympic Champion" dalam upaya mendukung Desain Besar OLahraga Nasional (DBON) yang menjadikan ajang Olimpiade sasaran utama olahraga Indonesia ke depan.

Program Indonesia Olympic Champion tersebut disampaikan Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari usai acara pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Arthotel Mangkuluhur, Jakarta, Kamis (20/1/2022). Rapat yang menyusun program kerja 2022 serta merencanakan agenda pemusatan latihan nasional (pelatnas) ini digelar hingga Sabtu, 22 Januari 2022.

"Mempertahankan itu lebih sulit dari pada merebutnya. Program Indonesia Olympic Champion ini diluncurkan agar lebih banyak atlet Indonesia memiliki kualifikasi dan meraih medali di Olimpiade nanti. Kita akan fokus nomor-nomor andalan Olimpiade seperti bulutangkis, angkat besi, panahan dan panjat tebing," kata Okto, panggilan akrab Raja Sapta Oktohari.

Sebagai catatan, selama ini, hanya bulu tangkis dan angkat besi yang rutin memberikan medali untuk kontingen Tanah Air di Olimpiade. Dengan fakta ini pula, Indonesia sudah lama tak menjadi kontingen terbaik dari Asia Tenggara, terkait keikutsertaannya di Olimpiade.

Merah Putih sejatinya nyaris mendapatkan predikat tersebut pada Olimpiade Tokyo 2020 yang berlangsung pada 23 Juli-8 Agustus 2021. Namun, torehan 1 emas, 1 perak, dan 3 perunggu, belum cukup membuat Indonesia mengungguli negara-negara Asia Tenggara yang lain.

Filipina lah yang akhirnya keluar sebagai negara Asia Tenggara terbaik di Olimpiade 2020 dengan raihan 1 emas, 2 perak, dan 1 perunggu. "Pada Olimpiade 2020 di Tokyo, Indonesia hanya jadi negara terbaik kedua di Asia Tenggara, di bawah Filipina," katanya.

"Memang hanya berbeda satu perak (dari Filipina). Namun, (hasil) itu cukup berpengaruh (di posisi klasemen medali)," imbuhnya.

Okto menyatakan, Indonesia berpeluang untuk menambah satu lagi cabang olahraga (cabor) andalan medali di Olimpiade Paris 2024. Hal ini terkait dengan dipertandingkannya panjat tebing kategori speed pada pesta olahraga akbar dunia empat tahunan tersebut dimana Indonesia punya beberapa juara dunia seperti Veddriq Leonardo dan Aries Susanti Rahayu.

Selain itu, NOC Indonesia akan mengupayakan cabor lain demi menambah peluang medali dalam Olimpiade Paris 2024. ***

wwwwww