Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
15 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
Nasional
13 jam yang lalu
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
13 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
15 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
6
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
19 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Kemenpora Inginkan Kontingen Ramping Tapi Produktif Medali

Kemenpora Inginkan Kontingen Ramping Tapi Produktif Medali
Chandra Bhakti bersama Raja Sapta Oktohari (Foto:Gonews.co Group)
Kamis, 20 Januari 2022 21:15 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Cukup padat agenda multi event tahun 2022 yang diikuti Kontingen Indonesia. Mulai dari SEA Games Hanoi, Viernam, 12-23 Mei 2022, Islamic Solidarity Games (ISG) Turki, 9-18 Agustus 2022, Asian Games Hangzhou, Zhajiang, China 10-25 September 2022 hingga Asian Youth Games Shantou, China, 20-28 Desember 2022.

Mengingat SEA Games dan Asian Games sudah ditetapkan sebagai sasaran antara oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dengan lahirnya Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), kata Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora, Chandra Bhakti, Kontingen Indonesia yang harus diberangkatkan ramping tetapi produktif dalam meraih medali.

"SEA Games dan Asian Games jadi sasaran antara. Jadi, Kemenpora ingin Kontingen Indonesia yang dikirim harus ramping tetapi produktif medali. Sasaran kita ke depan Olimpiade sesuai DBON," kata Chandra Bhakti usai membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) di Hotel Arthotel Mangkuluhur, Jakarta, Kamis (20/1/2022).

Khusus menghadapi SEA Games Hanoi 2022, Chandra Bhakti berharap seluruh induk-induk organisasi sudah menjalankan program pemusatan latihan atlet nasional (pelatnas) pada Februari mendatang.

"Tidak semua atlet yang menjalani pelatnas diberangkatkan ke SEA Games tetapi ada tim Review yang beranggotakan NOC Indonesia, pakar olahraga dan KONI Pusat akan menentukannya," jelasnya.

Berbicara masalah DBON yang menjadi penguat pondasi pembinaan olahraga, kata Chandra, pihak Kemenpora tidak bisa berjalan sendiri. Harus dibantu NOC Indonesia, induk-induk organisasi (PB/PP) dan KONI Pusat.

Keterlibatan NOC Indonesia, jelas Chandra, sangat penting baik untuk try out maupun penyelenggaraan event-event internasional di dalam negeri. "Kita tidak mau lagi terjadi adanya atlet yang tidak bisa tampil di babak kualifikasi Olimpiade karena masalah administrasi. Harus ada rekomendasi dari NOC Indonesia," ujarnya.

Secara khusus Chandra Bhakti juga menyampaikan apresiasi kinerja Okto sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penyelesaian Sanksi Badan Anti Doping Dunia (WADA) yang sukses membebaskan Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) dari sanksi WADA sehingga bendera Merah Putih kembali berkibar mulai Februari mendatang. "Kemenpora memberikan apresiasi khusus kepada pak Okto yang sukses mengusahakan bendera Merah Putih bisa berkibar kembali," katanya. ***

wwwwww