Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
2
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
19 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
3
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
4
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
Balai Kota
18 jam yang lalu
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Ajak Rawat NKRI, Zudan Ulas Sejarah India

Ajak Rawat NKRI, Zudan Ulas Sejarah India
Suasana acara virtual perayaan HUT RI ke-76 di lingkup Ditjen Dukcapil Kemendagri yang berlangsung Sabtu (21/08/2021). (foto: ist./dukcapil)
Sabtu, 21 Agustus 2021 16:45 WIB
JAKARTA - Prof. Dr. Zudan Arif Fakrullah, mendorong masyarakat dan jajaran ASN Dukcapil Kemendagri untuk merawat kemerdekaan RI dengan kontribusi positif. Jika tak mampu, maka bersikap diam lebih baik.

"Kita harus merawat kemerdekaan ini dengan berkontribusi memberikan karya-karya dan prestasi-prestasi terbaik yang kita berikan untuk Ibu Pertiwi," kata Zudan dalam rilis yang dikutip GoNEWS.co, Sabtu (21/8/2021).

Dirjen Dukcapil Kemendagri yang juga menjabat Ketua Korpri Nasional itu menandaskan, "Apabila tidak bisa memberikan kebaikan untuk negara, maka diam akan jauh lebih baik. Dalam hal ini, diam lebih baik daripada melakukan tindakan yang menggangu nasionalisme, persatuan, dan kesatuan bangsa," kata Zudan.

Hal tersebut juga disampaikan Zudan dalam acara virtual, Hari I Perlombaan-Perlombaan dalam Rangka HUT RI ke-76 di lingkup Ditjen Dukcapil Kemendagri, Sabtu (21/08/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Zudan mengilas balik sedikit sejarah India sebagai pelajaran berharga bagi Indonesia. Belajar dari India Raya, kata Zudan, konflik agama menjadi pemicu pecahnya negara tersebut justru setelah negara tersebut mendapatkan kemerdekaannya dari Inggris pada tahun 1947.

"India Raya merupakan negara yang besar karena meliputi India itu sendiri, Bangladesh, dan Pakistan. Ketika dijajah Inggris, ketiganya menjadi satu. Namun apa yang terjadi ketika mereka merdeka? Terjadi konlik agama yang pada akhirnya memecah India Raya menjadi India dan Pakistan," ungkap Zudan.

Pakistan itu sendiri, terang Zudan, pada akhirnya pecah dengan munculnya Negara Bangladesh yang dipicu oleh konflik rasial.

"Dengan demikian, setiap negara pada hakikatnya selalu memiliki potensi perpecahan. Apalagi di Indonesia, wilayahnya mencakup Sabang sampai Merauke dengan varietas ras, suku, dan budaya yang berbeda satu sama lain," kata Zudan.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Kampus, Balai Kota, Kabar Bertuah
wwwwww