Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
2
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
3
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
4
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
3 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
5
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
6
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Home  /  Berita  /  Kampus

Gerindra Singgung Merosotnya Indeks Demokrasi

Gerindra Singgung Merosotnya Indeks Demokrasi
Anggota F-Gerindra DPR RI, Wihadi Wiyanto saat menyerahkan dokumen pandangan fraksinya atas RUU pertanggungjawaban pelaksanaan APBN 2020 di Senayan, Jakarta, Kamis (19/8/2021).
Jum'at, 20 Agustus 2021 16:22 WIB
JAKARTA - Fraksi Partai Gerindra mencatat, tingkat kebebasan dan demokrasi di Indonesia sepanjang tahun 2020 telah menjadi sorotan.

Dalam siaran rapat paripurna DPR RI, Kamis, yang disaksikan GoNEWS.co, Fraksi Gerindra memaparkan, indeks demokrasi 2020 berada di skor 6,3, menurun dibanding dengan tahun sebelumnya yang berada di angka 6,48.

"Indeks demokrasi 6,3 merupakan angka terendah selama 14 tahun terakhir," kata Juru bicara pandangan Fraksi Gerindra, Wihadi Wiyanto sebagaimana dikutip GoNEWS.co.

Hal tersebut disampaikan Wihadi saat membacakan pembuka pandangan Fraksi Gerindra mengenai RUU Pertanggungjawaban APBN 2020. Naskah ditandatangani oleh Ketua Fraksi Gerindra DPR RI, Ahmad Muzani dan Sekretaris Fraksi Gerindra DPR RI, Desmond J. Mahesa.

Dalam pandangannya, Fraksi Gerindra menyoroti capaian indikator makro ekonomi dalam APBN 2020 yang tidak memenuhi target seperti lifting minyak yang hanya mencapai 705 ribu barel per hari dari target 750 ribu barel per hari.

Sebagai sikap resmi fraksi, Gerindra juga menyetujui RUU pertanggungjawaban pelaksanaan APBN untuk selanjutnya disahkan. Gerindra berharap, catatan atas pelaksanaan APBN 2020 dapat dijadikan koreksi konstruktif untuk APBN tahun berikutnya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Kampus
wwwwww