Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
8 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Home  /  Berita  /  Kampus

DPD Minta Distribusi Vaksin Merata

DPD Minta Distribusi Vaksin Merata
Ilustrasi vaksin Pfizer. (foto: ist./afp)
Jum'at, 20 Agustus 2021 14:51 WIB
JAKARTA - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengingatkan pemerintah agar distribusi vaksin dilakukan merata ke seluruh daerah.

Dalam rilis yang dikutip GoNEWS.co, Jumat (20/8/2021), DPD mencatat Indonesia menerima 1.560.780 dosis vaksin Pfizer yang dibeli pemerintah dari Amerika Serikat (AS) pada Kamis. Di hari yang sama, Vaksin AstraZeneca juga tiba sebanyak 1.017.500 dosis, sebanyak 450.000 dosis di antaranya merupakan hibah dari pemerintah Belanda yang berkomitmen memberikan tiga juta dosis vaksin bagi Indonesia. Selain itu, sebanyak 5 juta dosis Vaksin Sinovac segera menyusul.

"Kedatangan vaksin Covid-19 tahap ke-39 merupakan ikhtiar pemerintah guna menjamin pasokan vaksin bagi kebutuhan rakyat Indonesia. Tambahan stok vaksin ini kami harapkan didistribusikan merata ke seluruh daerah dan tidak hanya berfokus di Jawa dan Bali saja," kata LaNyalla.

Senator asal Jawa Timur itu menyorot masih kurangnya distribusi vaksin ke wilayah di luar Jawa-Bali, khususnya daerah yang masuk dalam kategori zona merah. Menurutnya, herd immunity (kekebalan komunal) baru akan terjadi jika vaksinasi dilakukan secara serentak dan merata.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Kesehatan, Kampus
wwwwww