Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
2
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
22 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
3
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
4
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
12 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
5
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
Parlemen
12 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Adaptasi Cuaca, Tim Para Bulu Tangkis Indonesia Langsung Menuju Michida

Adaptasi Cuaca, Tim Para Bulu Tangkis Indonesia Langsung Menuju Michida
Tim Para Bulutangkis Indonesia. (Dok. NPC Indonesia)
Kamis, 19 Agustus 2021 20:03 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MACHIDA - Tim para bukutangkis Indonesia yang akan tampil di Paralimpiade Tokyo 2020 memilih rute yang berbeda dengan kontingen cabang olah raga lainnya. Setelah mendarat di Bandara Haneda, tim para badminton menuju ke Machida sebuah kota yang berjarak sekitar 45 km dari pusat kota Tokyo. 

Tim para badminton yang mendarat di bandar udara Haneda, Jepang, Kamis (19/8/2021) pagi langsung menjalani PCR tes yang mana hasilnya semua negatif. Setelah itu mereka melakukan perjalanan selama 45 menit menuju Machida. 

“Syukurlah semua atlet berada dalam kondisi sehat. Hasil tes PCR mereka juga semua negatif sehingga kami bisa melanjutkan perjalanan ke Machida,” ucap Sapta Kunto Purnama, Manajer Para bulu tangkis Indonesia. 

Tim para badminton memiliki alasan tersendiri untuk singgah di Machida terlebih dahulu sebelum masuk perkampungan atlet.

 “Kami akan menjalani latihan di Machida terlebih dahulu sebelum bergabung dengan kontingen lainnya di Tokyo. Tujuan diadakannya latihan di Machida guna memberi kesempatan kepada atlet untuk beradaptasi dengan suhu dan kelembaban udara di Jepang,” jelas Kunto. 

“Dengan mengadakan latihan di Machida, diharapkan kondisi fisik atlet bisa beradaptasi dengan suhu dan cuaca saat pertandingan nanti,” kata Kunto. 

Machida bukanlah tempat yang baru bagi atlet para bulu tangkis Indonesia. Pada 2017, para bulu tangkis pernah melakukan pelatnas di Machida untuk tampil ke kejuaraan dunia. 

“Semua atlet sudah cukup mengenal lingkungan dan cuaca di Machida. Bahkan ada beberapa warga di sini yang masih ingat dengan nama pemain kita,” tambah Kunto. 

Tim para bulu tangkis akan menjalani latihan di Machida hingga 25 Agustus sebelum masuk ke athlete villages sehari kemudian. Leani Ratri Oktila dkk, baru akan bertanding di pentas Paralimpiade 2020 pada 1 September 2021.(npcindonesia. ***

Kategori:Gelanggang
wwwwww