Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
19 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
6
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
8 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Joe Biden Singgung Jakarta 'Tenggelam', Sinyal AS Bakal Bantu Ibu Kota RI Pindah?

Joe Biden Singgung Jakarta Tenggelam, Sinyal AS Bakal Bantu Ibu Kota RI Pindah?
Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden. (Foto: Istimewa)
Sabtu, 31 Juli 2021 15:59 WIB

JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, tiba-tiba menyinggung Jakarta diproyeksikan akan tenggelam 10 tahun ke depan hingga pemindahan Ibu Kota RI. Pengamat hubungan internasional menilai pernyataan Biden itu patut diperhitungkan oleh Indonesia.

"Joe Biden berpandangan berdasarkan data saintifik, sehingga pandangan ini perlu dikaji secara mendalam dan sungguh-sungguh oleh pemerintah RI," kata pengamat hubungan internasional dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Teuku Rezasyah kepada wartawan, Jumat (30/7/2021).

Pemerintah Indonesia, kata Reza, sudah lama mengetahui kemungkinan Jakarta akan tenggelam seperti yang diucapkan Biden itu. Akan tetapi, menurut Reza, masih ada beberapa kendala yang harus dihadapi oleh pemerintah.

"RI sejak lama sadar akan masalah yang dikemukakan Joe Biden di atas, namun terkendala oleh pergantian kepemimpinan yang sangat cepat, kemampuan pendanaan, perencanaan makro, pembuatan dasar hukum, termasuk komitmen nasional dalam mempersepsikan Jakarta sebagai Ibu Kota negara atau pusat bisnis, ataukah keduanya," jalasnya.

"Biden fokus ke Jakarta, karena melihat belum padunya sikap pemerintah dalam mempersiapkan kepindahan Ibu Kota ke Kalimantan. Terlebih lagi, di tengah bencana pandemi COVID-19 ini," sambungnya.

Posisi Ibu Kota yang akan dipindahkan ke Kalimantan, menurut Reza, memang rawan secara pertahanan dan keamanan. Salah satunya adalah rawan akan serangan lewat laut.

"Ibu kota yang baru di Kalimantan nantinya, secara teori memang rawan secara pertahanan dan keamanan. Selain berpotensi mengkhawatirkan Malaysia, Brunei, Filipina, juga dipersepsikan rawan dari serangan lewat laut," tuturnya.

Lebih lanjut, Reza menilai pertanyaan Joe Biden mengenai Jakarta tenggelam itu menyampaikan tujuan tertentu. Menurutnya, AS, melalui pernyataan Biden itu siap membantu RI dalam proses pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan.

"Secara tidak langsung Biden menyatakan kesiapan Amerika Serikat mendukung kepindahan Ibu Kota secara saintifik. Biden siap membantu," jelas Reza.

Reza kemudian memaparkan beberapa hal yang bisa dibantu oleh AS dalam pemindahan Ibu Kota RI. Seperti rencana tata raung hingga pertahanan dan keamanan modern berbasis siber.

"Aspek yang bisa dikonsultasikan dengan Biden antara lain adalah berikut ini. Satu, rencana tata ruang dan wilayah yang berbasis SDG. Dua, penyiapan infrastruktur transportasi dan komunikasi berbasis teknologi informasi 5.0. Ketiga, desain perlindungan dan keamanan Ibu Kota secara pertahanan dan keamanan modern berbasis siber," ujarnya.

Menurut Reza, penyataan Biden ini baiknya direspons oleh pemerintah Indonesia. Dia menekankan bahwa RI harus memiliki komitmen yang sama dalam pemindahan Ibu Kota.

"Lebih cepat direspons lebih baik. Tapi RI perlu satu kata, satu suara, dan satu komitmen. Inilah tantangan terbesar dalam manajemen nasional kita," jelasnya.

Biden Bicara Proyeksi Jakarta Tenggelam

Pernyataan itu disampaikan Biden saat mengunjungi Kantor Direktur Intelijen Nasional. Dikutip dari situs resmi White House, Jumat (30/7), pernyataan itu disampaikan dalam sambutannya di depan para pemimpin badan intelijen di AS.

Joe Biden mengatakan kini permukaan air laut terus meningkat. Dia mengungkapkan, ke depannya, akan banyak orang bermigrasi dan memperebutkan tanah yang subur. Biden mencontohkan Afrika Utara.

Biden kemudian menyinggung Indonesia. Menurutnya, jika apa yang diproyeksikan benar, dalam 10 tahun ke depan Indonesia harus memindahkan ibu kota karena akan tenggelam.

"Tapi apa yang terjadi, apa yang terjadi di Indonesia jika proyeksinya benar bahwa, dalam 10 tahun ke depan, mereka mungkin harus memindahkan ibu kotanya karena mereka akan berada di bawah air?" kata dia.

"Itu penting. Ini adalah pertanyaan strategis sekaligus pertanyaan lingkungan," imbuh Biden.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Detik.com
Kategori:Kuliner, Balai Kota, Warga Bertuah
wwwwww