Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
2
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
19 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
3
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
4
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
Balai Kota
18 jam yang lalu
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Home  /  Berita  /  Balai Kota

Litbang Kemendagri minta Daerah Tingkatkan Kualitas Inovasi

Litbang Kemendagri minta Daerah Tingkatkan Kualitas Inovasi
Kaban Litbang Kemendagri, Agus Fatoni dalam acara Pemantapan Teknis Penginputan Indikator dalam Sistem IGA 2021 Pemerintah Kabupaten Tabalong, Kamis (29/7/2021). (foto: ist./puspen kemendagri)
Jum'at, 30 Juli 2021 14:02 WIB
TABALONG - Kepala Badan Kemendagri, Agus Fatoni, menekankan pentingnya kualitas inovasi yang dilakukan pemerintah daerah. Pemda diminta tak hanya mengejar kuantitas.

Dalam rilis Puspen Kemendagri yang dikutip GoNEWS.co, Jumat (30/7/2021), Agus Fatoni menjelaskan, beberapa inovasi daerah yang diinput ke dalam sistem Innovative Government Award tak bisa dinilai karena dokumen yang kurang lengkap.

"Inovasi yang dilaporkan tidak disertai dokumen yang memadai, sehingga nilai kematangan inovasi tersebut rendah atau bahkan tidak bisa dinilai," kata Agus Fatoni.

Agus Fatoni mencontohkan, pada ajang Indeks Inovasi Daerah tahun 2020 pencapaian Kabupaten Tabalong, Kalimatan Selatan dinilai belum maksimal. Kondisi ini disebabkan karena hasil inovasi yang dilaporkan kurang matang. "Salah satu pemicunya karena tidak disertakannya evidence based saat melakukan penginputan inovasi,".

Agus Fatoni menjelaskan, sejumlah cara sebenarnya dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas inovasi daerah, termasuk dengan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Selain itu, lanjut Agus Fatoni, kualitas inovasi dapat ditunjang melalui peningkatan infrastruktur inovasi. Peningkatan tersebut, dapat dicapai dengan dukungan regulasi, sumber daya inovasi yang mumpuni, anggaran, serta memperbanyak bimbingan teknis.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Kampus, Balai Kota
wwwwww