PDIP Tegaskan Keadilan Hukum Tragedi Kudatuli masih Jadi PR
![]() |
| Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto saat memimpin peringatan tragedi Kudatuli di kantor DPP PDIP, Jakarta, Selasa (27/7/2021). (foto: ist./pdip) |
Dalam rilis yang diterima GoNEWS.co, Selasa (27/7/2021), Hasto menuturkan, peristiwa Kudatuli tidak bisa terlepas dari upaya rezim Orde Baru mengintervensi terpilihnya Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDI saat itu. Kala itu, kantor PDIP sebagai simbol kedaulatan partai diserang secara paksa dan menimbulkan banyak korban.
"Perjuangan kita belum selesai, termasuk di dalam menuntut kebenaran hukum atas peristiwa tersebut," tegas Hasto saat memimpin tabur bunga di kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Selasa.
Kata Hasto, PDIP tidak akan pernah bosan datang ke Komnas HAM, mengingatkan perlunya pengadilan koneksitas agar mereka yang terlibat diadili. Seperti aktor-aktor politik sebagai penyusun skenario yang mencoba mematikan suara rakyat dengan menimbulkan korban jiwa di kantor DPP PDI saat itu.
Turut hadir dalam peringatan tragedi Kudatuli (Peristiwa 27 Juli 1996) itu, Wasekjen Sadarestuwati, dan Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat, Eriko Sotarduga, dan Ribka Tjiptaning. Hadir juga sejumlah perwakilan keluarga korban peristiwa Kudatuli, yang tergabung dalam FKK (Forum Komunikasi Kerukunan) 124.***











