Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
23 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
2
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
22 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
3
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
7 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
4
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
10 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
5
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
7 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Jadi Begal Modus Debt Collector, Oknum Polisi Sekarat Diamuk Massa di Deli Serdang

Jadi Begal Modus Debt Collector, Oknum Polisi Sekarat Diamuk Massa di Deli Serdang
Oknum Polisi Sekarat Diamuk Massa di Deli Serdang. (Foto: Suara.com)
Sabtu, 24 Juli 2021 17:49 WIB

MEDAN - Seorang oknum polisi Bripka JA, sekarat dihajar massa di Kecamatan Beringin, Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (22/7/2021) petang. Oknum polisi itu disebut murni melakukan begal dengan modus debt collector.

"Ini murni begal. Modusnya debt collector," kata Kanit Reskrim Polsek Beringin, Iptu Randy Anugrah Putranto, dilansir dari digtara.com, Jumat (23/7/2021).

Ia mengaku, sepeda motor yang dirampas pelaku bersama rekan-rekannya telah lunas. "Jadi, bukan debt collector. Murni begal. Sepeda motornya lunas, tapi ngaku-ngaku debt collector," jelasnya.

Saat ini, kasus tersebut telah dilimpahkan ke Satreskrim Polresta Deli Serdang guna penyidikan lebih lanjut. "Izin, sudah dilimpahkan ke Polresta Deliserdang," kata Kapolsek Beringin, Iptu Doni Simanjuntak.

Diberitakan, insiden berawal saat oknum polisi bersama pelaku lainnya yang diperkirakan berjumlah 7 orang (sipil), memepet seorang wanita yang mengendarai motor.

Begitu dipepet, pelaku lalu mengintimidasi dengan menuduh sepeda motor jenis matic milik korban menunggak. Kendaraan korban pun langsung dirampas. "Kejadiannya pas Maghrib," kata Randy.

Namun, tuduhan itu ternyata salah. Korban membeli sepeda motornya secara cash (lunas) tidak dengan menyicil. "Modus mereka leasing, menebak-nebak sepeda motor korban belum dibayar kreditnya," bebernya.

Korban yang tidak terima sepeda motornya dilarikan seketika berteriak minta tolong. Warga yang mendengar itu lalu datang membantu korban. Sejurus kemudian mereka langsung dikejar warga. Sial bagi oknum polisi itu tidak dapat meloloskan diri. Warga yang geram langsung menghajarnya hingga nyaris tewas.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Cendekia, Warga Bertuah
wwwwww