Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
18 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
2
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
16 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
3
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
19 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
4
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
19 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
5
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
5 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
6
PSPS Pekanbaru Takluk 1-3 dari Bhayangkara FC, Oscar Bruzon Puji Semangat Juang Tuan Rumah
Sepakbola
2 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Takluk 1-3 dari Bhayangkara FC, Oscar Bruzon Puji Semangat Juang Tuan Rumah
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Siap Terima Aspirasi, Polisi Imbau Massa Tak Turun Aksi Tolak PPKM

Siap Terima Aspirasi, Polisi Imbau Massa Tak Turun Aksi Tolak PPKM
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 23 Juli 2021 15:44 WIB

JAKARTA - Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk tidak terpancing dan turun di aksi 'Jokowi End Game' dalam rangka menolak PPKM. Polda Metro Jaya siap menerima aspirasi masyarakat.

"Silakan kalau mau menyampaikan pendapat, datang ke Polda Metro akan kita terima," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (23/7/2021).

Yusri mengatakan pihaknya siap menerima perwakilan masyarakat yang akan menyampaikan aspirasinya. Massa diminta untuk tidak turun ke jalan yang nantinya akan menciptakan kerumunan dan berpotensi menimbulkan klaster Corona baru. "Secara bijak untuk kita bisa hindari kerumunan, supaya jangan jadi klaster lagi," katanya.

Yusri kemudian menyampaikan kebijakan pemerintah terkait pemberlakuan PPKM Level 4 sebagai perpanjangan dari PPKM darurat. Pemerintah akan melonggarkan PPKM, jika angka COVID menurun setelah tanggal 26 Juli. "Bagaimana kita bisa relaksasi kalau kegiatan kerumunan lagi? Kasihan rumah sakit, kuburan udah penuh," ucap Yusri.

Yusri kembali mengimbau masyarakat untuk bersikap bijak. Yusri meminta masyarakat untuk membantu pemerintah menurunkan angka COVID-19 dengan tidak menciptakan kerumunan.

"Kami mengimbau tolong temen-temen, saudara-saudara kami yang mau melakukan kegiatan kerumunan itu menyampaikan pendapat, sampaikan dengan bijak, silakan datang perwakilan atau kita selesaikan dengan bijak juga," tuturnya.

Yusri kemudian mencontohkan, pihaknya telah menerima aspirasi dari komunitas ojol. "Contoh, kemarin saudara-saudara kita yang ojol akan melakukan kegiatan, tapi setelah kita komunikasi dengan baik dengan bijak mereka datang, apa permintaannya kami ikuti. Sama dengan ini datang dengan baik tidak usah melakukan kegiatan kerumunan," tuturnya.

Seperti diketahui, poster seruan aksi 'Jokowi End Game' beredar di media sosial. Aksi massa tersebut rencananya dilakukan pada 24 Juli dengan melakukan long march dari Glodok ke Istana Negara.

"Mengundang seluruh elemen masyarakat!! Untuk turun ke jalan menolak PPKM dan menghancurkan oligarki istana beserta jajarannya," demikian seruan pada poster tersebut.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Balai Kota, Warga Bertuah
wwwwww