Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
18 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
2
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
16 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
3
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
19 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
4
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
19 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
5
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
5 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
6
PSPS Pekanbaru Takluk 1-3 dari Bhayangkara FC, Oscar Bruzon Puji Semangat Juang Tuan Rumah
Sepakbola
2 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Takluk 1-3 dari Bhayangkara FC, Oscar Bruzon Puji Semangat Juang Tuan Rumah
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Ancam Geruduk Jakarta, Mahasiswa Ampera Tangerang Demo Tolak PPKM Level 4

Ancam Geruduk Jakarta, Mahasiswa Ampera Tangerang Demo Tolak PPKM Level 4
Mahasiswa Ampera Tangerang Demo Tolak PPKM Level 4. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 23 Juli 2021 15:41 WIB

JAKARTA - Puluhan mahasiswa di Tangerang yang menamakan diri sebagai Amanat Penderitaan Rakyat (Ampera) melakukan demo dengan narasi menolak PPKM Level 4.

Melansir Suaracom pada Jumat, 23 Juli 2021, puluhan mahasiswa tersebut diketahui berpakaian berwarna hitam-hitam. Aksi demonstrasi tersebut terjadi di depan Gedung Pusat Pemerintah Tangerang pada Kamis, 22 Juli 2021.

Dalam kejadian tersebut, beberapa petugas keamanan kepolisian terlihat berjaga untuk mencegah terjadinya kerumunan aksi. Selain itu, polisi pun nampak mempersiapkan dua mobil watercanon untuk berjaga-jaga terkait terjadinya kerusuhan massa aksi.

Muhammad Iqbal selaku koordinator lapangan aksi mengatakan bahwa pihaknya dengan tegas menolak perpanjangan PPKM Level 4 karena dianggap hanya menyengsarakan masyarakat Tangerang.

"Aturan-aturan menyesarakan rakyat khususnya pedagang kaki lima dan para pekerja yang harus melintasi kota Jakarta," ujar Iqbal saat itu.

Ia pun mengatakan bahwa jika pada sore hari tersebut, pemerintah tidak melakukan audiensi kepada pihak mahasiswa, maka ia akan mengancam untuk menuju ke Jakarta menyampaikan aspirasinya langsung ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). "Jika sore tidak didedikasikan untuk audensi, kami akan berangkat ke Jakarta untuk langsung menyampaikan kepada Presiden Jokowi," sambungnya.

Seperti diketahui sebelumnya, PPKM Darurat telah resmi dihentikan oleh pemerintah per tanggal 20 Juli 2021 lalu. Namun, karena melihat trend penularan dan persebaran Covid-19 masih melonjak, maka pemerintah memberlakukan kembali PPKM dengan mengubah namanya menjadi PPKM Level 4.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Balai Kota, Warga Bertuah
wwwwww