Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
3
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
7 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
4
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
5
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
6
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
6 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Home  /  Berita  /  Balai Kota
Jelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021

Wali Kota Jayapura: Papua Aman, Papua Damai dan Papua Siap

Wali Kota Jayapura: Papua Aman, Papua Damai dan Papua Siap
Wali Kota Jayapura, Benhur Tommy Mano bicara soal kesiapan Papua dan masalah keamanan. (Dok. Kemenpora)
Jum'at, 25 Juni 2021 14:05 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Papua siap menyenggarakan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralimpik Nasional ( Peparnas) XVI di Papua pada 2-15 Oktober 2021. Bahkan, Wali Kota Jayapura Benhur Tommy Mano yang wilayahnya menjadi salah satu klaster penyelenggaraan PON XX menjamin masalah keamanan di Bumi Cenderawasih tersebut.

Untuk diketahui, Kota Jayapura menjadi salah satu kluster lokasi penyelenggaran PON XX. Adapun lokasi lainnya yakni Kabupaten Jayapura, Mimika dan Kabupaten Merauke.

“Saya memberitahu kepada para gubernur, 33 KONI provinsi di seluruh Indonesia dan para atlet bahwa Papua aman, Papua damai, dan Papua siap untuk menjadi tuan rumah PON," kata Benhur saat menjadi narasumber dalam acara Forum Merdeka Barat 9 secara virtual dengan tajuk “Mengintip Kesiapan PON XX Papua”, Kamis (24/6/2021).

Oleh karena itu, dia meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan isu keamanan di Papua. Lokasi terjadinya penembakan antara TNI-Polri dan kelompok kriminal bersenjata beberapa bulan lalu jauh dari lokasi venue maupun tempat tinggal atlet.

Dengan demikian, Benhur memastikan bahwa PON Papua dapat berjalan lancar berkat pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di empat klaster PON yang terus dilakukan. Hal tersebut diharapkan bisa mencegah risiko penularan selama ajang tersebut berlangsung.

“Sesuai dengan perintah presiden bahwa masyarakat harus divaksin, yang menjual aksesoris harus divaksin, atlet dan yang akan menonton juga harus divaksin. Itu terbukti di empat klaster, sekarang antusias mereka untuk datang divaksin cukup tinggi,” tuturnya.

“Kami juga sudah melakukan penyemprotan malaria di empat klaster ini," jelasnya.

Menurut Benhur, venue-venue di empat klaster PON sudah tuntas 100 persen dan siap digunakan. Dia berharap meski PON Papua sudah siap secara fisik, komunikasi dan koordinasi antara Panitia Besar (PB PON) dan pemerintah daerah tuan rumah penyelenggaraan PON dapat berjalan lebih mulus sehingga persiapan PON tetap optimal.

“Venue-venue di empat klaster sudah siap 100 persen. Yang terpenting adalah komunikasi, koordinasi dan keterbukaan harus dilakukan dengan baik karena ini adalah pesta olahraga terbesar. Kami hanya tinggal menunggu peralatan dan akan dilakukan test event pada Agustus nanti,” tutup dia.

Sementara itu, Menpora Zainudin Amali mengatakan pihaknya terus melakukan persiapan untuk gelaran PON. Hingga saat ini tidak ada kendala apapun, baik terkait persiapan fisik atau pembangunan venue maupun koordinasi antar stakeholder baik pemerintah pusat dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten kota kluster penyelenggaraan PON.

"Jadi persiapan- persipan non fisik (koordinasi) seperti ini juga penting. Disamping kita mempersiapkan hal-hal yang bersifat fisik seperti persiapan venue, kemudian persiapan tempat penginapan, transportasi dan berbagai hal. Itu saya kira jalan dan tidak ada masalah," kata Amali

Selain itu, hal-hal yang sudah menjadi tanggungjawab pemerintah pusat dalam acara PON ini melalui pendanaan dari APBN baik di Kemenpora, Kementerian PUPR maupun di Kementerian Perhubungan dipastikan sudah dialokasikan.

"Saya kira itu sudah teralokasi, demikian juga apa yang menjadi tanggung jawab pemerintah, baik provinsi maupun kabupaten kota. Saya kira kalau ditanya apakah persiapan di lapangan seperti apa tentu kami berkoodinasi terus kami disana ada orang dari Kemenpora yang secara bergiliran kita tugaskan di 3 kluster tersebut," ungkapnya.

Selain pengadaan alat dan fasilitas olahraga, Menpora juga mengatakan bahwa pemerintah melalui Kementerian Kesehatan sudah melalukan vaksin kepada para atlet dari kontingen 33 provinsi yang menjadi peserta PON XX di Papua. Bahkan, masyarakat yang ada di sekitar venue dengan radius dua per tiga sudah divaksin.

Menpora pun optimis Papua mampu menjadi tuan rumah PON XX dan Peparnas XVI. Dia meminta masyarakat datang ke Papua dan tidak terpengaruh pemberitaan negatif Papua terutama terkait keamanan."Jadi saya kira gak ada masalah karena memang muncul pemberitaan dan lain sebagainya dan ini harus diklarifikasi," pungkansya. ***

wwwwww