Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
21 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
2
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
Parlemen
21 jam yang lalu
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
3
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
Parlemen
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
4
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
5
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
6
Drama Menit Akhir! Penalti Ditepis, PSPS Pekanbaru Gagal Curi Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC
Gelanggang
2 jam yang lalu
Drama Menit Akhir! Penalti Ditepis, PSPS Pekanbaru Gagal Curi Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Kalah dari Korea, Pelajaran Bagi Tim Nasional Basket Indonesia

Kalah dari Korea, Pelajaran Bagi Tim Nasional Basket Indonesia
Tim Nasional Basket Indonesia. (Foto: Istimewa)
Kamis, 17 Juni 2021 21:05 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Tim nasional Indonesia memperoleh pelajaran berharga setelah dikalahkan oleh Korea Selatan.

"Kami memang harus lebih siap menghadapi FIBA Asia 2021 nanti. Harus siap terutama pada masalah fisik. Saat FIBA Asia 2021 nanti Indonesia akan lebih siap," kata Abraham Damar Grahita dalam jumpa pers seusai pertandingan melawan Korea Selatan di Clark City, Filipina, Kamis 17 Juni.

Dalam pertandingan tersebut Indonesia kalah 81-104. "Hasil ini memang tidak bagus bagi kami. Persiapan tim kami memang kurang," aku Abraham yang mencetak 16 angka bagi Indonesia.

Pelatih Indonesia asal Serbia, Rajko Toroman, mengakui timnya kurang bermain bagus saat laga melawan Korea Selatan. "Kami mengalami sedikit kendala dalam persiapan. Tim ini hanya berkumpul lengkap selama tiga hari sebelum berangkat. Liga basket Indonesia baru saja berakhir, dengan delapan pemain tim Indonesia berlaga di final," kata Coach Toro.

"Kami juga tak diperkuat salah satu pemain terbaik Indonesia, Brandon Jawato yang masih cedera," tambahnya.

Menyoroti penampilan Lester Proper yang belum memenuhi harapan, Toro bisa memaklumi. "Lester sudah tidak melakukan pertandingan, mungkin sejak tiga bulan lalu. Dia belum kembali pada bentuk terbaik," katanya.

Lester tetap menjadi pencetak angka terbanyak bagi Indonesia dengan 25 poin. Coach Toro kini fokus untuk menyiapkan tim menghadapi Filipina pada laga kedua timnas Indonesia, Jumat 18 Juni.

"Filipina bermain bagus saat mengalahkan Korea. Pertandingan tersebut sangat menarik bagi siapa saja menyaksikan. Kami harus bersiap lebih baik menghadapi Filipina," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Gelanggang, Warga Bertuah
wwwwww