Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
3
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
4
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
4 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
5
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
6
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Tolak Tes Swab, Warga Madura Tantang Duel Petugas Suramadu

Tolak Tes Swab, Warga Madura Tantang Duel Petugas Suramadu
Tangkap layar videp warga tantang duel petugas. (Foto: Beritajatim)
Selasa, 08 Juni 2021 20:13 WIB
BANGKALAN - Seorang warga Madura yang terjaring penyekatan di Jembatan Suramadu, sisi Surabaya, menantang para petugas yang berjaga lantaran diduga menolak tes swab antigen.

Aksinya itu terekam dalam sebuah video dan beredar di media sosial. Video berdurasi 38 detik itu salah satunya diunggah oleh akun Instagram @teluuur.

Mulanya pria yang mengenakan kaus hitam, bercelana jin dan peci hitam itu marah di depan tenda tes swab antigen milik BPBD Provinsi Jatim. Ia tak terima, dan kemudian menantang para petugas untuk duel dengannya. "Ayo duel sama saya!" teriak pria itu kepada para petugas.

Sejumlah petugas dari Satpol PP, TNI, hingga Polri yang berada di lokasi kemudian berupaya menenangkan pria itu dengan merangkul dan membawanya menjauh dari tenda.

Namun kemarahan pria Madura itu malah semakin menjadi. Alhasil seorang polisi yang berada di lokasi kemudian menjatuhkannya.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKBP Ganis Setyaningrum membenarkan kejadian itu. Pria tersebut sempat menolak menjalani tes swab dan melawan petugas. "Benar sempat menolak dan melawan," kata Ganis, Selasa (8/6).

Ganis mengatakan, pria tersebut berasal dari Sampang, Madura dan berniat menuju kota Surabaya namun enggan untuk melakukan swab saat terjaring penyekatan. "Dari Sampang," ucapnya.

Kini, pria tersebut telah mengakui kesalahannya dan neminta maaf. Hal itu setelah yang bersangkutan mendapat arahan oleh petugas di lapangan. "Sudah minta maaf, setelah diberi penjelasan Kasat Lantas yang ada saat itu," ujarnya.

Lebih lanjut, Ganis mengatakan, dalam melakukan tugas penyekatan di Suramadu, petugas membutuhkan kesabaran dan ketenangan dalam menghadapi masyarakat seperti itu.

Petugas, kata dia perlu melakukan pendekatan-pendekatan yang humanis terhadap warga. Bahkan jika perlu menggunakan bahasa daerah Madura. "Juga menggunakan bahasa Madura jika perlu," ucapnya.

Hal itu, kata dia, agar masyarakat mau mengerti bahwa apa yang dilakukan dalam penyekatan di Suramadu itu, adalah demi keselamatan bersama.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Beritajatim
Kategori:Kesehatan, Balai Kota, Warga Bertuah
wwwwww