Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
16 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
6
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
5 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Kurirnya Diancam Samurai Pria di Tangsel, Ini Penjelasan SiCepat

Kurirnya Diancam Samurai Pria di Tangsel, Ini Penjelasan SiCepat
PT SiCepat Express Indonesia melaporkan kasus pengancaman terhadap kurirnya di Ciputat, Tangerang Selatan. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 28 Mei 2021 01:33 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Seorang pria berinisial MDS (44) ditetapkan sebagai tersangka usai mengancam kurir SiCepat dengan samurai di Ciputat, Tangerang Selatan. Pihak jasa ekspedisi SiCepat menjelaskan duduk perkara kurirnya diancam samurai.

"Yang mana kejadian tersebut terjadi pada Selasa (25/5) sekitar pukul 18.45 WIB, saat kurir kami mengantarkan satu paket yang dipesan terlapor ini," ujar kuasa hukum SiCepat Wardaniman Larossa di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (27/5/2021).

Wardaniman mengatakan, saat kurirnya mengantarkan paket tersebut, MDS merasa curiga. MDS menduga barang yang diantarkan kurir tak sesuai dengan yang ia pesan. "Pada saat itu kurir kami telah mengatakan 'Pak kalau Bapak curiga silakan dikembalikan barangnya, karena kami akan mencoba mengonfirmasi kepada seller-nya atau online shop-nya'," ucap Wardaniman.

Namun, MDS malah membuka paket tersebut sehingga kurir pun mengatakan pelaku tak bisa melakukan pengembalian barang. Menurut Wardaniman, prosedurnya, apabila barang yang diantarkan kurir telah dibuka oleh pembeli, maka barang tersebut tak dapat dikembalikan.

"Pada saat itu pelaku tidak merespon dengan baik justru mengambil yang diduga samurai dalam rumah dan mengancam kurir kami. Pleh karena itu kami merasa keberatan terhadap kejadian tersebut," kata dia.

Wardaniman pun melaporkan MDS ke Polsek Ciputat Timur. LP tersebut bernomor B/208/V/2021, tertanggal Rabu, 26 Mei 2021.

MDS pun telah ditetapkan sebagai tersangka. MDS juga telah ditahan polisi. "Sudah (jadi tersangka)," kata Kapolsek Ciputat Timur Kompol Jun Nurhaida Tampubolon saat dihubungi wartawan, Kamis (27/5/2021).

Menurut Jun Nurhaida tersangka MDS mengancam korban dengan samurai karena spontanitas. "Sebenarnya karena dia kesal aja, spontanitas karena dia pesan barang tidak sesuai dengan apa yang dia pesan," pungkasnya.***

wwwwww