Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
7 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Indonesia Basketball League (IBL) 2021

Bima Perkasa Jogja Kalah Akibat Kehilangan Momentum

Bima Perkasa Jogja Kalah Akibat Kehilangan Momentum
Kamis, 27 Mei 2021 22:21 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Penggawa KAI Bima Perkasa Jogja, Azzaryan Pradhitya, menjelaskan penyebab kekalahan timnya dari Louvre Dewa United Surabaya pada palyoff Indonesia Basketball League (IBL) 2021. Pebasket yang akrab disapa Adhit itu merasa kehilangan momentum.

KAI Bima Perkasa Jogja menelan pil pahit tersingkir pada playoff IBL 2021. Tim asuhan Davind Singleton itu kalah 1-2 dari Louvre Dewa United Surabaya.

KAI Bima Perkasa Jogja sebetulnya punya momentum menutup series dengan kemenangan 2-0. Akan tetapi, tembakan tiga angka Jamarr Johnson di tiga detik terakhir membuyarkan semua.

“Di gim kedua kami kehilangan momentum di kuarter empat sampai akhirnya Jamarr melakukan tembakan di buzzer time,” ujar Adhit.

“Gim ketiga, semua game plan berjalan dengan baik meskipun sempat mengejar, tetapi kami kurang fokus di akhir,” imbuhnya.

Adhit masih kecewa dengan kekalahan dari Louvre Dewa United Surabaya. Akan tetapi, Adhit tak mau larut dalam kesedihan.

“Tentu kekalahan ini bukan hasil terbaik dan tidak sesuai harapan kami,” ujar Adhit. ***

Kategori:Gelanggang
wwwwww