Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
2
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
3
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
4
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
5
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
5 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
6
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Mengundang Kerumunan, Panggung Dangdut di Mojokerto Dibubarkan Polisi

Mengundang Kerumunan, Panggung Dangdut di Mojokerto Dibubarkan Polisi
Panggung orkes melayu dibubarkan /Foto: Istimewa (Dok Polres Mojokerto)
Selasa, 25 Mei 2021 15:25 WIB
MOJOKERTO - Polisi kembali membubarkan panggung hiburan panggung dangdut di Mojokerto untuk mencegah kerumunan masyarakat. Kali ini, orkes melayu di Desa Ngingasrembyong, Sooko menjadi sasaran petugas.

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, panggung dangdut digelar di halaman rumah Suyono (52), warga Dusun Sanggrahan, Desa Ngingasrembyong. Suyono mendatangkan hiburan dangdut itu untuk memeriahkan ulang tahun cucunya.

Pembubaran pun dilakukan tim dari Polsek Sooko sekitar pukul 21.00 WIB, Minggu (23/5) malam. Menurut Dony, pembubaran orkes melayu di rumah Suyono itu untuk mencegah kerumunan masyarakat agar tidak menjadi tempat penyebaran Covid-19.

"Karena selama pandemi, semua kegiatan hiburan dilarang pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19," kata Dony kepada wartawan, Selasa (25/5/2021).

Dalam video yang diterima detikcom, orkes melayu di rumah Suyono mengundang puluhan penonton. Warga bergerombol menyaksikan orkes dari tepi jalan. Sebagian besar penonton tidak memakai masker dan tidak protokol kesehatan (Prokes).

Kanit Reskrim Polsek Sooko Ipda Abd Wahib menjelaskan, pembubaran orkes di rumah Suyono lebih dulu dilakukan Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Ngingasrembyong. Sehingga saat dirinya tiba di lokasi, orkes sudah berhenti. Para penonton juga sudah bubar.

"Saat kami ke lokasi orkes sudah berhenti. Sudah dibubarkan Bhabinkamtibmas dan Babinsa," jelasnya.

Pihaknya telah memanggil Suyono ke Polsek Sooko untuk dimintai keterangan soal hiburan dangdut dibubarkan. "Suyono kami mintai keterangan. Proses lebih lanjut kami menunggu petunjuk Pak Kapolsek," tandas Wahib.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Kesehatan, Cendekia, Warga Bertuah
wwwwww