Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
23 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
2
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
Gelanggang
19 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
3
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
4
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
5
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Bantah Makam Jenazah Corona Dibakar, Walkot Padangsidimpuan: Itu Ban Bekas

Bantah Makam Jenazah Corona Dibakar, Walkot Padangsidimpuan: Itu Ban Bekas
Screenshot video viral di pemakaman Padangsidimpuan. (foto: Istimewa)
Minggu, 23 Mei 2021 20:50 WIB
JAKARTA - Baru-baru ini, viral video yang menyebut ada pembakaran terhadap makam jenazah pasien Corona di Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut) viral. Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution pun memberikan penjelasan terkait hal itu.

Video yang beredar, pada Minggu (23/5/2021), tampak memperlihatkan suasana di pemakaman. Di tengah-tengah pemakaman terlihat adanya kobaran api.

Terlihat juga ada aktivitas warga yang sedang menggali tanah di lokasi perkuburan itu. Narasi dalam video menyebut peristiwa itu terjadi di Kelurahan Aek Tampang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, pada dini hari tadi. "Kuburan jenazah diduga korban COVID dibakar massa," tulis narasi dalam video.

Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi mengatakan tidak benar ada pembakaran makam jenazah Covid-19. Dia mengatakan yang dibakar di lokasi itu adalah ban.

"Tidak benar ada pembakaran terhadap jenazah, saya pastikan itu tidak. Saya baru dari TKP, ini barusan di jalan dari TKP untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait dengan kekhawatiran mereka terhadap pemakaman itu," kata Irsan.

"Tidak benar ada pembongkaran terhadap makam jenazah, yang ada itu adalah tadi malam ketika warga menyampaikan protes mereka dan tim ke TKP, lalu ada ban bekas yang dibakar," sambungnya.

Alasan Warga Protes

Protes ini dilakukan karena warga tidak ingin pemakaman pasien Corona di wilayah mereka. Irsan mengatakan situasi di lokasi saat ini sudah kondusif.

"Sudah kondusif, tadi kita sudah selesai, kita undang warga masyarakat. Tadi sudah bertemu dengan Forkopimda, kita jelaskan sesuai dengan Permenkes 413, bahwa pemakaman terhadap saudara-saudara kita yang meninggal konfirmasi Covid itu diperkenankan dilakukan di TPU dengan berbagai ketentuan. Pertama pemulasaraan jenazah itu harus dilakukan di rumah sakit, yang melakukan pemakaman menggunakan alat pelindung diri," ucapnya.

Irsan kembali memastikan narasi adanya pembongkaran dan pembakaran makam jenazah Corona yang beredar itu tidak benar. Dia meminta warga tidak mempercayai informasi yang tidak benar itu. "Tidak terprovokasi terhadap isu atau berita yang sengaja untuk menyesatkan masyarakat," jelasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Kesehatan, Balai Kota, Warga Bertuah
wwwwww