Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
3
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
4
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
6 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Senator Minta Pemerintah Tegur TikTok

Senator Minta Pemerintah Tegur TikTok
Ilustrasi TikTok. (gambar: ist./pixabay/antonbe)
Senin, 19 April 2021 20:05 WIB
BANGKALAN - Ketua DPD RI (Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia), AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menegaskan, pemerintah harus melakukan tindakan preventif dan teguran kepada TikTok untuk membatasi konten-konten yang tidak sehat dan membahayakan.

Pernyataan tegas LaNyalla tersebut, menyusul kabar adanya video TikTok yang berisi aksi tawuran sekelompok anak di bawah umur di Surabaya, Jawa Timur. Video aksi tak terpuji itu, boleh jadi sudah menyebar ke banyak daerah.

"Negara harus melindungi anak-anak dan generasi muda kita," tegas LaNyalla dalam rilis yang dikutip GoNEWS.com, Senin (19/4/2021).

Sebelumnya, aksi tawuran sekelompok anak di bawah umur terjadi di Surabaya, Jawa Timur. Mereka saling serang menggunakan sarung yang diisi dengan kerikil. Aksi itu dilakukan untuk kepentingan konten YouTube dan TikTok.

Mereka terpecah kelompok di beberapa titik jalanan kota Surabaya. Aksi itu dilakukan malam hari hingga jelang waktu sahur.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Kampus, Kabar Bertuah
wwwwww