Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
12 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
6
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
1 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Home  /  Berita  /  Kampus

Pura-pura Jual Minyak Tanah, KKB Tembak Suami-Istri, Ratusan Warga Intan Jaya Mengungsi ke Gereja

Pura-pura Jual Minyak Tanah, KKB Tembak Suami-Istri, Ratusan Warga Intan Jaya Mengungsi ke Gereja
Aparat TNI dan Polri mendata keluarga korban penembakan KKB, di Bandara Mozes Kilangin Timika, Kabupaten Mimika, Papua (ilustrasi). (republika.co.id/antara/jeremias rahadat)
Rabu, 10 Februari 2021 08:31 WIB
JAYAPURA -- Sepasang suami-istri menjadi korban penembakan anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Bilogai, Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua, pada Senin (8/2/2021) petang WIT.

Sebelum menembak Ramli dan istrinya, anggota KKB tersebut berpura-pura hendak menjual minyak tanah. KKB menembak Ramli lebih duluan, kemudian menembak istrinya. Pada Selasa (9/2), kedua korban dievakuasi ke Timika untuk mendapat perawatan intensif di RSUD Timika.

Pasca aksi penembakan terhadap Ramli dan istrinya oleh KKB, warga Bilogai dan sekitarnya dicekam ketakutan. Mereka kemudian memilih mengungsi ke gereja. Sedikitnya, 359 orang yang sebagian besar penduduk Bilogai, mengungsi ke gereja setelah terjadi penembakan terhadap warga sipil tersebut.

Dikutip dari Republika.co.id, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah (Kabid Humas Polda) Papua Kombes Ahmad Kamal mengatakan, ratusan warga memilih gereja sebagai tempat yang aman setelah ada aksi penembakan.

''Memang benar ada warga yang mengungsi dan anggota Polres Intan Jaya sudah mendatangi gereja yang menjadi tempat pengungsian, Selasa (9/2),'' kata Kamal di Kota Jayapura, Kamis (10/2).

Salah satu tokoh masyarakat yang enggan disebut namanya mengakui dirinya bersama warga memilih mengungsi karena merasa takut dengan teror yang dilakukan KKB .

''Kami mendukung kehadiran TNI-Polri karena sejak KKB berada di sekitar kampung, warga senantiasa merasa ketakutan,'' kata Kamal mengutip pernyataan salah satu warga yang mengungsi.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Cendekia, Warga Bertuah, Kampus
wwwwww