Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
15 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
6
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
4 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Kemendagri Dukung Peningkatan Kapasitas Kepala Desa

Kemendagri Dukung Peningkatan Kapasitas Kepala Desa
Mendagri, Muhammad Tito dalam acara penandatanganan MoU Kemendes PDTT, Kemendagri, dan Kemendikbud untuk afirmasi pendidikan tinggi bagi kades, perangkat desa, pengurus Bumdes, dan pendamping desa di Bidakara, Jakarta, Rabu (10/2/2021). (gambar: tangkapan layar)
Rabu, 10 Februari 2021 10:46 WIB
JAKARTA - Mendagri (Menteri Dalam Negeri), Muhammad Tito, menyatakan apresiasi dan dukungan kepada Kemendes PDTT RI (Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia) yang menggandeng Pertides dalam upaya meningkatkan kapasitas Kepala Desa.

Pembangunan desa, kata Tito, memiliki atensi tersendiri dari Presiden RI, Joko Widodo. Karenanya, negara telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp72 triliun untuk itu.

Hal ini disampaikan Tito dalam acara bersama Mendes (Menteri Desa) PDTT, Abdul Halim Iskandar, Kemendikbud (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) RI, dan Forum Pertides (Perguruan Tinggi untuk Desa) di Bidakara, Jakarta, Rabu (10/2/2021).

Pembangunan desa untuk menjadi kekuatan-kekuatan ekonomi baru, kata Tito, adalah bagian dari upaya jangka panjang menciptakan pemerataan ekonomi dan menjaga daya tahan nasional. Sehingga, peningkatan kapasitas Kepala Desa menjadi penting.

"Pak Mendes sudah sangat bekerja keras dan kami sangat men-support. Untuk mengelola anggarannya, itu sepenuhnya kami serahkan pada Bapak Mendes. Keinginan dari Pak Presiden memang agar desa-desa ini diperkuat. Dengan lahirnya Undang-Undang 6/2014, ada pemilihan Kepala Desa, mereka menjadi pejabat politik untuk masa jabatan 8 tahun. Yang jadi persoalan adalah kapasitas, Dia (Kepala Desa) harus mengelola desa sebagai bagian dari sistem kenegaraan," kata Tito dalam acara yang diikuti GoNews.co secara virtual, Rabu.

Karenanya, lanjut Tito, upaya Kemendes yang menggandeng Pertides untuk meningkatkan kapasitas Kepala Desa, adalah agenda strategis yang pasti didukung oleh Kemendagri. Afirmasi Pertides juga sejalan dengan upaya Kemendagri melalui IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri) yang sebelumnya telah mengekar pelatihan-pelatihan vokasi ilmu pemerintahan untuk Kepala Desa.

"Kemendagri pasti dukung. Dari 1,5 juta perangkat desa, 62 persennya lulusan SMA/Sekolah Menengah Atas (di atas syarat yang ditetapkan UU yakni lulusan SMP), mereka harus dibantu untuk memiliki kemampuan olah pikir saintifik, menguasai dasar-dasar ilmu pemerintahan dan bisa membuat desa mereka mandiri," kata Tito.

Dalam kesempatan tersebut, mantan Kapolri ini menegaskan agar afirmasi pendidikan tinggi bagi Kepala Desa tidak terjebak pada formalitas sertifikasi atau ijazah, melainkan harus betul-betul membentuk olah pikir Kepala Desa yang saintifik.

Di tempat yang sama, Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar menyatakan, ada banyak manfaat afirmasi pendidikan tinggi bagi Kepala Desa, perangkat desa, Pengurus BUMDes (Badan Usaha Milik Desa), dan pendamping desa. Diantaranya adalah kemajuan desa, BUMDes dan pendampingan yang lebih cepat.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Hukum, Balai Kota, Kampus, GoNews Group
wwwwww