Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
23 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
2
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
Parlemen
23 jam yang lalu
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
3
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
Parlemen
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
4
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
5
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
6
Drama Menit Akhir! Penalti Ditepis, PSPS Pekanbaru Gagal Curi Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC
Gelanggang
4 jam yang lalu
Drama Menit Akhir! Penalti Ditepis, PSPS Pekanbaru Gagal Curi Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Menkes Ungkap Rencana Penerbitan Sertifikat Digital Vaksinasi sebagai Pengganti Dokumen PCR

Menkes Ungkap Rencana Penerbitan Sertifikat Digital Vaksinasi sebagai Pengganti Dokumen PCR
Ilustrasi sertifikat digital. (gambar: tangkapan layar berkas pdf milik accesnow)
Jum'at, 15 Januari 2021 13:56 WIB
JAKARTA - Menteri Kesehatan (menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin (BGS) menyatakan, masyarakat yang telah divaksin akan diberi sertifikat digital yang bisa ditaruh di Apple wallet atau Google wallet.

"Sehingga kalau beliau terbang atau pesan tiket di Traveloka tidak usah menunjukan hasil PCR test atau antigen. Dengan menggunakan electronic health certification itu dia langsung bisa lolos dan itu terintegrasi," kata Budi dalam rapat dengan Komisi IX DPR RI, Kamis, seperti dikutip GoNews.co Jumat (15/1/2021).

Belum diketahui pasti siapa yang akan menerbitkan sertifikat tersebut, namun seperti diberitakan sebelumnya, sistem informasi pelaksanaan vaksinasi massal dibangun oleh PT Telkom, BUMN bidang telekomunikasi.

Sistem satu data vaksinasi Covid-19 itu, juga dibangun bersama BUMN bidang kesehatan, yakni PT Bio Farma.

Pemeritah, juga telah mempublikasi hal-hal terkait dengan pembangunan sistem satu data vaksinasi Covid-19 ini melalui sebuah webinar bertajuk 'Kesiapan Infrastruktur Data Vaksinasi Covid-19' pada Selasa (24/11/2021) lalu.

Sebagai tambahan informasi, Singapura telah mulai menggunakan sertifikat kesehatan digital bernama ICC AOKpass pada akhir tahun lalu. Pada 21 Desember 2020, seorang warga negara Singapura yang kembali dari Jepang dengan penerbangan SQ637 berhasil menggunakan ICC AOKpass untuk pertama kalinya, sebagaimana dikutip dari bloomberg. ***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Balai Kota, Kampus, Kesehatan, GoNews Group
wwwwww