Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
9 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Home  /  Berita  /  Parlemen

PDIP: Risma Ditunjuk Jadi Mensos, Bukan Calon Gubernur DKI

PDIP: Risma Ditunjuk Jadi Mensos, Bukan Calon Gubernur DKI
Poster dukungan terhadap Risma jadi Gubernur DKI. (Foto: Istimewa)
Selasa, 12 Januari 2021 14:54 WIB
JAKARTA - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono meyakini Menteri Sosial Tri Rismaharini atau Risma bakal fokus pada jabatannya saat ini. Menurut Gembong, Risma belum memikirkan untuk maju menjadi calon gubernur DKI pada Pilkada mendatang.

"Risma ditunjuk untuk menjadi Mensos. Bukan sebagai cagub. Jadi akan fokus menyelesaikan tugasnya sampai selesai jadi Mensos," kata Gembong, Selasa (12/1/2021).

Menurut Gembong, Presiden Joko Widodo atau Jokowi sudah membidik Risma untuk masuk di kabinetnya sejak lama. Namun saat itu Risma menolak karena ingin menyelesaikan tugasnya menjadi Wali Kota Surabaya.

Risma akhirnya ditarik Jokowi menjadi menteri setelah ada perubahan formasi kabinet menteri beberapa waktu lalu. Risma pun menyambutnya di penghujung purna tugasnya sebagai wali kota.

"Jadi sekarang Bu Risma ditugaskan fokus menjadi Mensos. Jangan diganggu soal cagub dulu," ujarnya. Terkait dengan adanya relawan yang mengusung Risma menjadi calon gubernur pada Pilkada DKI selanjutnya, Gembong mengatakan, "Relawan kan namanya saja relawan. Siapa yang bisa mengatur."

Kata Gembong, keputusan Risma bakal maju menjadi calon gubernur DKI atau tidak sepenuhnya bakal diserahkan kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. "Gubernur kan tergantung pimpinan partai? Apakah Bu Mega merekomendasikan Bu Risma?"

Sebelumnya, relawan Pasutri mendukung Risma menjadi calon gubernur DKI 2022. Pasutri merupakan singkatan dari Pasukan Tri Rismaharini.

Masa jabatan Gubernur DKI Anies Baswedan memang habis tahun depan. Pilkada serentak rencananya dihelat pada 2024 bersamaan dengan pemilihan presiden alias Pilpres. Kursi kepala daerah yang kosong pada 2022 atau 2023 akan diisi oleh pelaksana tugas.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Gelora.co
Kategori:Warga Bertuah, Balai Kota, Parlemen
wwwwww