Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
23 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
2
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
Parlemen
22 jam yang lalu
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
3
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
Parlemen
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
4
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
5
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
6
Drama Menit Akhir! Penalti Ditepis, PSPS Pekanbaru Gagal Curi Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC
Gelanggang
4 jam yang lalu
Drama Menit Akhir! Penalti Ditepis, PSPS Pekanbaru Gagal Curi Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC
Home  /  Berita  /  GoNews Group

PKH, Bantuan Sembako dan Bansos Tunai 2021 Resmi Diluncurkan Pemerintah

PKH, Bantuan Sembako dan Bansos Tunai 2021 Resmi Diluncurkan Pemerintah
Grafis rincian program PKH 2021. (gambar: ist./kemesos ri)
Senin, 04 Januari 2021 21:13 WIB

JAKARTA - Pemerintah resmi meluncurkan 3 dari 6 program jaring pengaman sosial 2021, yakni Program Keluarga Harapan (PKH), Program Sembako dan Bantuan Sosial Tunai (BST) di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (4/1/2020). Sekitar 30 penerima manfaat hadir dalam peluncuran tersebut.

Dalam acara tersebut, turut mendampingi presiden RI Joko Widodo di antaranya, menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, menteri Sosial Tri Rismaharini, menteri BUMN Erick Thohir dan sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Menteri Sosial Tri Rismaharini menjelaskan rincian tiga bansos yang disalurkan yaitu, PKH ditargetkan bagi 10 juta keluarga penerima manfaat (kpm) dengan total anggaran Rp28,7 triliun yang di dalamnya terdapat ibu hamil, anak usia dini, anak sekolah, penyandang disabilitas, hingga lanjut usia.

Bantuan ini diberikan dalam 4 tahap selama satu tahun, yakni Januari, April, Juli dan Oktober melalui transfer rekening di bank-bank Himbara (BNI, BRI, Mandiri dan BTN). Pada Januari akan disalurkan sebesar Rp7,17 triliun.

Kemudian, Program Sembako atau bantuan pangan non-tunai menyasar 18,8 juta KPM dengan total anggaran Rp45,12 triliun.

Para penerima bantuan akan mendapat uang senilai Rp200.000 dan disalurkan mulai Januari hingga Desember 2021 juga melalui rekening di bank-bank Himbara. Pada Januari 2021 akan disalurkan kepada Rp18,8 juta keluarga dengan anggaran Rp3,76 triliun.

Sedangkan untuk Bansos Tunai ditujukan untuk 10 juta KPM yang akan mendapatkan uang tunai sebesar Rp300.000 yang diberikan selama 4 bulan berturut-turut, terhitung sejak Januari hingga April 2021. Demikian dilansir antaranews.com.

Terpisah Humas Kemensos RI, Agus menjelaskan bahwa dalam program PKH, nilai yang diterima oleh setiap kpm dalam setiap kali penerimaan tidak sama antar kpm satu dengan kpm lainnya. Nilai bantuan tergantung pada komponen dalam satu keluarga yakni; ibu hamil; anak usia dini; anak sekolah; penyandang disabilitas; hingga lanjut usia.

"Tiap komponen, beda indeks/nilai bantuannya," kata Agus kepada GoNews.co Senin.

Terkait BST, Agus mamastikan bahwa program bantuan ini berlaku untuk seluruh provinsi yang ada, bukan hanya untuk provinsi DKI saja.

"Nasional, 34 provinsi. Termasuk Jakarta yang dulu pakai natura/sembako/barang, sekarang tunai," kata Agus.

Agus menjelaskan, Kemensos menentukan penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Sementara penerima manfaat Bantuan Sosial Tunai (BST) berasal dari data pemda (pemerintah daerah).***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Pasar & Niaga, Balai Kota, Kampus, GoNews Group
wwwwww