Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
Gelanggang
24 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
2
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
3
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
4
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
Binawidya
24 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
5
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
6
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
Home  /  Berita  /  GoNews Group

WNA Dilarang Masuk, Berapa Potensi Penurunan Transaksi Garuda?

WNA Dilarang Masuk, Berapa Potensi Penurunan Transaksi Garuda?
Direktur utama (dirut) Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra. (foto: istimewa)
Rabu, 30 Desember 2020 09:31 WIB

JAKARTA - Garuda Indonesia merespons positif kebijakan pelarangan masuk warga negara asing (WNA) ke Indonesia yang ditetapkan pemerintah.

"Sebagai langkah pencegahan masuknya strain baru mutasi virus Covid-19, kami tentunya akan senantiasa patuh terhadap aturan dan upaya preventif yang telah ditetapkan," kata direktur utama (dirut) Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, Selasa (29/12/2020).

Kebijakan pemerintah melarang WNA masuk ke Indonesia, tak ditampik potensi dampaknya pada penurunan penerimaan transaksi layanan penerbangan dari keberangkatan luar negeri, tapi jumlahnya diharap tak signifikan.

"Mestinya nggak banyak, karena selama (pandemi) ini WNA juga dibatasi," kata Irfan kepada GoNews.co, Rabu (30/12/2020).

Seperti diketahui, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi telah mengumumkan bahwa seluruh penerbangan internasional yang dijadwalkan menuju Indonesia pada 1-14 Januari 2021 akan ditutup.

"Ratas pada 28 Desember ini, memutuskan untuk menutup sementara, dari 1-14 Januari 2021 masuknya WNA dari semua negara ke Indonesia," kata Retno dalam konferensi pers virtual, Senin (28/12/2020).

Pembatasan akses masuk ke dalam negeri juga dilakukan oleh negara lain. Jepang misalnya, per 28 Desember 2020 telah efektif melarang warga negara asing dan warga negara Jepang sendiri untuk memasuki Jepang tanpa bukti tes yang menyatakan negatif Covid-19. Bukti tes, harus lah terbitan 72 jam sebelum keberangkatan menuju Jepang.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Pasar & Niaga, Kampus, GoNews Group
wwwwww