Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
23 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
2
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
Gelanggang
19 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
3
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
4
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
5
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Home  /  Berita  /  Balai Kota

Lantik 808 Pejabat Fungsional, Mendagri: Jangan menjadi Pengangguran Terselubung

Lantik 808 Pejabat Fungsional, Mendagri: Jangan menjadi Pengangguran Terselubung
Mendagri Tito Karnavian saat melantik 808 pejabat fungsional di Gedung C Kemendagri, Jakarta, Rabu (30/12/2020). (foto: ist./puspen kemendagri)
Rabu, 30 Desember 2020 16:26 WIB

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, melantik 808 pejabat fungsional (pejabat teknis yang tidak tercantum dalam struktur organisasi) di lingkungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Rabu (30/12/2020).

Dalam acara pelantikan yang berlangsung di Gedung C Kemendagri, Jakarta itu, Tito, menekankan pentingnya produktivitas para pejabat yang baru saja dilantik.

"Ini sangat monumental, 808 orang tidak sedikit. Dan saya ingin menjelaskan acara ini tidak sekadar seremonial, sekadar tanda tangan begitu saja. Bagi rekan-rekan yang di jabatan fungsional, memiliki tantangan tersendiri. Yang jelas saya minta jabatan fungsional jangan sampai menjadi pengangguran terselubung, harus tetap produktif," kata Tito.

Produktivitas ratusan pejabat fungsional yang baru dilantik tersebut, menurut Tito, sejalan dengan visi presiden Jokowi mengenai pentingnya mewujudkan kualitas sumber daya manusia (sdm) Indonesia.

"Kita ini negara yang apa saja ada, sawah yang luas, laut yang luas, gunung, dan lain-lain. Hebat semua sumber daya alamnya ada. Bayangkan, Singapura yang tidak punya apa-apa, tapi sekarang bisa dikembangkan menjadi pusat ekonomi Asia-Pasifik, itu karena sdm, kuncinya ada di sdm," kata Tito.

Peningkatan kualitas sdm, juga tak lepas dari upaya mencegah bonus demografi menjadi bencana demografi. Karenanya beberapa program pemerintah dalam peningkatan kualitas sdm harus disukseskan.

"Inilah makanya urusan kesehatan dan pendidikan masuk pada urusan pemerintahan yang wajib, konkuren. Harus dipelototi lagi! Jangan hanya sent tapi harus delivered, jangan hanya ada programnya, tetapi juga harus betul-betul delivered program pendidikan dan kesehatan yang bermanfaat untuk masyarakat," kata Tito.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:GoNews Group, Kampus, Balai Kota
wwwwww