Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
3
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
4
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
5 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
5
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
6
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Home  /  Berita  /  Kesehatan

Ibadah Natal Diduga Lahirkan Kluster Covid Gereja di Kelapa Gading

Ibadah Natal Diduga Lahirkan Kluster Covid Gereja di Kelapa Gading
Ilustrasi Covid-19. (Foto: Internet)
Senin, 28 Desember 2020 21:28 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Gereja Rehobot dan Sekolah Alkitab Ekumene Mall Artha Gading Jakarta Utara diperkirakan menjadi kluster baru penyebaran Covid-19.

Fakta ini mencuat setelah Nona (36), bukan nama sebenarnya, salahsatu dari dari jemaah gereja tersebut memberikan keterangan kepada media.

Menurutnya. ada belasan pengisi acara baik pembawa lagu, pemusik, paduan suara banyak yang telah positif Covid dan sebagian dari mereka ada di wisma atlet. (Tower 7) lantai 31-32.

"Acara tanggal 16 dan 17 Desember yang dihadiri ratusan peserta di lokasi ruangan tertutup telah mengakibatkan banyaknya peserta maupun jemaat tertular Covid-19," ujarnya, Selasa (28/12/2020) di Jakarta.

Nona menuturkan bahwa acara tersebut diadakan tanpa protokol kesehatan.

"Sebagian dari mereka masih menunggu hasil dari test yang dalam hal ini organisasi gereja tidak lakukan secara terbuka test yang diharuskan. PCR diganti dengan rapid test," ungkapnya.

Berdasarkan informasi yang ia terima dari komunitas gereja, sisa anak-anak sekolah Alkitab sejumlah 60 orang juga berpotensi tertular. "Mereka ada di dua asrama di Tanjung Priok dan Kelapa Gading," bebernya.

Nona merasa geram lantaran pihak gereja hingga saat ini belum bertanggung jawab banyak atas jatuhnya korban dari penularan Covid 19.

Nona memberikan keterangan bahwa acara perayaan natal tersebut dapat disaksikan di Youtube dengan tautan berikut: https://youtu.be/dX2amugWQJ0 dan https://youtu.be/HpR9hIStRZo

Nona berpendapat, meskipun mengetahui hal ini, gereja masih mengadakan acara yang lebih besar lagi pada tanggal 24 dan 25 desember.

"Bagaimana tanggung jawab organisasi, pemimpin rohani dan peran pemerintah daerah," tegasnya.

Dalam rinciannya, ada 20 anak sekolah alkitab, 12 pemusik gereja rehobot; dan 16 pendeta dan keluarganya yang sekarang mengalami sakit.

"Kami mengetahui kalau penanganan masih dilakukan diam-diam dan tertutup. Sehingga kemungkinan besar masih banyak yang sudah tertular, tapi belum diidentifikasi dan diisolasi," pungkasnya.

Sementara itu, pihak Gereja maupun Sekolah Alkitab Rehobot belum memberikan keterangan saat dikonfirmasi GoNews.co.***

wwwwww