Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
3
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
4
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
5 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
5
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
6
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Fraksi PKS Sebut Parodi 'Indonesia Raya' sebagai Pelecehan dan Penghinaan

Fraksi PKS Sebut Parodi Indonesia Raya sebagai Pelecehan dan Penghinaan
Ketua fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini dalam suatu kesempatan. (foto: ist.)
Senin, 28 Desember 2020 21:31 WIB

JAKARTA - Ketua fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini menilai, parodi lagu kebangsaan 'Indonesia Raya' jelas merupakan pelecehan dan penghinaan terhadap simbol negara Indonesia.

"Pelecehan dan penghinaan ini harus disikapi secara serius oleh pemerintah Indonesia dan Malaysia," kata Jazuli, Senin (24/12/2020).

Pemerintah RI, kata Jazuli, harus melayangkan protes keras karena parodi tersebut menyangkut marwah dan martabat Indonesia. "Di sisi lain, pemerintah Malaysia harus merespon cepat dan serius permasalahan ini,".

"Jangan sampai menggganggu hubungan bilateral kedua negara yang selama ini terjalin sangat baik sebagai bangsa serumpun," kata Jazuli.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Kabar Bertuah, Warga Bertuah, Parlemen, Kampus, GoNews Group
wwwwww