Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
7 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Home  /  Berita  /  Parlemen

Dampak Pandemi Covid-19, Ketua DPD Sebut Semua Pihak Termasuk Pemerintah Kelelahan

Dampak Pandemi Covid-19, Ketua DPD Sebut Semua Pihak Termasuk Pemerintah Kelelahan
Ketua DPD RI, LaNyalla Mahmud Mattaliti. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 11 Desember 2020 23:02 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
SERANG - Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengakui, semua pihak baik tenaga medis, Eksekutif, Legislatif saat ini dalam kondisi kelelahan menghadapi pandemi Covid-19.

Bahkan menurut Senator asal Jawa Timur ini, grafik jumlah kasus positif pandemi Covid-19 sepanjang tahun 2020 ini belum terlihat adanya gejala penurunan atau landai.

Demikian disampaikan LaNyalla dalam acara refleksi akhir tahun DPD RI bertajuk "Peran DPD Dalam Percepatan Pembangunan dan Pemulihan Ekonomi Daerah di Masa Pandemi" di Kota Serang, Banten, Jumat malam (11/12/2020) saat membuka Refleksi Akhir Tahun Pimpinan dan Alat Kelengkapan Dewan DPD RI bersama Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP).

"Semua kelelahan, dimana kasus positif Covid-19 per tanggal 8 Desember 2020 mencapai 582 ribu kasus. Dalam pandanganya, pemerintah pun sudah kelelahan menghadapi dampak pandemi," tukasnya.

Meski demikian, DPD RI kata mantan Ketua Umum PSSI ini, pihaknya mengapresiasi langkah yang ditetapkan pemerintah dalam upaya penanganan Covid-19 maupun dampaknya di berbagai sektor terutama sektor kesehatan.

"Di sisi lain, begitu besarnya ekses terjangan Covid-19 bagi kehidupan masyarakat menjadikan DPD RI harus secara kontinu mencermati perkembangan penanganan dampak Covid-19 di berbagai sektor. Khususnya, pariwisata, pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, dan kesejahteraan sosial," urainya.

Kemudian, LaNyalla juga menyoroti perihal masuknya vaksin Sinovac yang menjadi secercah harapan untuk masyarakat Indonesia guna menekan penyebaran virus mematikan dari Wuhan, China tersebut.

"Salah satu upaya pemerintah dalam mengatasi pandemi Covid-19 adalah dengan mendatangkan vaksin Sinovac, walaupun belum mencukupi, namun kita berharap semoga upaya ini dapat mengatasi pandemi Covid-19," tandasnya.

LaNyalla berharap agar virus Covid-19 ini bisa ditekan oleh pemerintah agar perekonomian Indonesia yang terpuruk akibat pandemi ini dapat segera pulih.

"Tentunya kita semua berharap bahwa Covid-19 dapat segera dikendalikan penyebarannya, dan pengalaman satu tahun terakhir dalam menangani dampak pandemi Covid-19 menjadi pelajaran bagi kita semua, sehingga penanganan ke depan lebih solutif secara efektif," pungkasnya.

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Ketua DPD RI, Nono Sampono, Wakil Ketua DPD RI, Sultan Bachtiar Najamudin, dan beberapa Alat Kelengkapan Dewan DPD RI.

***

wwwwww