Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
6 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Home  /  Berita  /  Balai Kota

10 Ribu Lebih Desa Masih Tertinggal, Mendes PDTT Akan Berikan Perhatian Lebih

10 Ribu Lebih Desa Masih Tertinggal, Mendes PDTT Akan Berikan Perhatian Lebih
Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar. (Foto: Istimewa)
Rabu, 09 Desember 2020 14:19 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengungkapkan, ada 10.743 desa berada di pesisir, dan 1.103 desa diantaranya berada di wilayah terluar atau pulau kecil.

Abdul Halim atau akrab disapa Gus Menteri menjelaskan, pihaknya sedang fokus memberikan perhatian khusus terhadap 10.743 desa tersebut agar berkembang dan mengejar ketertinggalan dari desa-desa lainnya.

"Perhatian kita harus lebih maksimal karena itu juga bagian dari NKRI," kata Gus Menteri saat menjadi narasumber di program PrimeTalk Metro TV dengan dalam rangka menyambut Hari Nusantara 2020 dengan tajuk Potensi Bahari Untuk Ekonomi Era Digital, di studio, Jakarta, Selasa (08/12/2020).

Salah satu perhatian khusus yang dimaksud, lanjut Gus Menteri, adalah memberikan akses jaringan internet agar puluhan desa tersebut dapat mengekspose masing-masing potensinya.

"Kemudian semua orang tahu kalau disitu ada potensi unggulan yang dimiliki oleh tiap-tiap desa, meskipun sangat terpencil dan terluar,” imbuhnya.

Gus Menteri menjelaskan, digitalisasi desa menjadi kunci utama untuk mengembangkan ekonomi desa. Setelah memiliki akses internet, langkah selanjutnya adalah memediasi desa-desa dengan offtaker agar mendapat pelatihan dan dibantu menjual produk desanya.

Dalam kesempatan yang sama, Gus Menteri juga menjelaskan tentang SDGs Desa yang menjadi acuan pembangunan desa.

Dalam SDGs Desa yang disusun Kemendes PDTT itu terdapat 18 point, Kepala Desa dapat memilih salah satunya untuk dijadikan prioritas pembangunan desa.

“Kuncinya ada disini, ada di SDGs Desa dimana semua desa dapat mengacu pada SDGs Desa untuk membangun desanya,” pungkasnya.

***

wwwwww