Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Home  /  Berita  /  Balai Kota

Sambangi BP2MI, Himasataki Ajak Jajaki Penempatan Pekerja Migran ke Jepang

Sambangi BP2MI, Himasataki Ajak Jajaki Penempatan Pekerja Migran ke Jepang
Kepala BP2MI, Benny Rhamdani saat menerima rombongan Himatasaki. (Foto: Istimewa)
Rabu, 02 Desember 2020 17:52 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Himpunan Pengusaha Jasa Tenaga Kerja Indonesia (HIMSATAKI) menyambangi Kantor Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) guna bersinergi dalam hal pelayanan dan pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI), termasuk menjajaki salah satu peluang kerja PMI, yakni ke negara penempatan Jepang.

"Kami sudah lama menantikan kedatangan HIMSATAKI sebagai salah satu asosiasi penempatan PMI. Karena seperti yang selalu saya sampaikan, bahwa pemerintah, dalam hal ini BP2MI, tidak dapat berjalan sendiri dalam hal kepentingan keselamatan pelindungan bagi PMI. Kami butuh sinergi dengan semua asosiasi, termasuk HIMSATAKI,” ungkap Kepala BP2MI Benny Rhamdani di Kantor BP2MI, Jakarta, Selasa (01/12/2020).

Mendengar hal tersebut, Ketua HIMSATAKI Tegap Harjadmo menyampaikan, bahwa pihaknya serius untuk bekerjasama dengan BP2MI dalam memberikan pelayanan bagi PMI. Salah satu buktinya, dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa HIMSATAKI melihat adanya peluang penempatan PMI ke Jepang yang terbuka lebar.

"Peluang kerja PMI di Jepang sangat terbuka lebar, apalagi selama ini kita tahu bahwa masalah-masalah PMI dengan negara penempatan Jepang sangat rendah dibanding negara-negara lain. Dalam waktu dekat HIMSATAKI akan membuka kantor agensi di Jepang sebagai langkah serius dalam hal ini," demikian disampaikan Tegap Harjadmo.

Dalam kesempatan tersebut, HIMSATAKi juga menyerahkan sejumlah berkas yang menandakan legalitas HIMSATAKI sebagai asosiasi penempatan PMI ke luar negeri.

"Kami memenuhi janji kami untuk menyerahkan legalitas asosiasi ini beserta daftar anggotanya. Ke depannya kami akan merekrut lebih banyak anggota, yang bukan hanya terdiri dari perusahaan penempatan, tapi juga dari kalangan pengusaha, bahkan sponsor PMI, yang akan kami bina dengan harapan dapat mengurangi masalah-masalah yang selama ini dialami PMI. Kami akan perkuat jaringan di daerah, bukan di pusat," lanjut tegap.

Kepala BP2MI menanggapi positif hal tersebut. Benny menuturkan bahwa BP2MI akan mendukung sepenuhnya bila HIMSATAKI dapat melakukan penempatan PMI ke Jepang.

"Saat ini kami sedang mencari formula dan skema penempatan PMI yang paling ideal. Jika memang ada peluang ke Jepang, kenapa tidak kita mulai dari situ. Apalagi melihat banyaknya kasus yang terjadi di Arab Saudi dan Malaysia, jadi mengapa tidak kita menempatkan PMI di luar negara-negara tersebut? Karena konteks kehadiran negara adalah memberikan pelayanan dan kemudahan bagi badan usaha, pihak swasta, maupun asosiasi untuk menempatkan PMI secara prosedural dan aman," tutup Benny.***

wwwwww