Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
11 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
6
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
28 menit yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Home  /  Berita  /  Parlemen

Legislator Golkar Minta KPU Proaktif Menyampaikan Perubahan Data Penduduk ke KPU

Legislator Golkar Minta KPU Proaktif Menyampaikan Perubahan Data Penduduk ke KPU
Anggota Komisi II fraksi partai Golkar DPR RI, Zulfikar Arse Sadikin (barisan ketiga sisi kiri meja pimpinan) dalam rapat bersama Kemendagri, KPU, Bawaslu di Senayan, Jakarta, Kamis (26/11/2020). (foto: zul/gonews.co)
Jum'at, 27 November 2020 23:59 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi II fraksi partai Golkar DPR RI, Zulfikar Arse Sadikin, meminta Dukcapil Kemendagri untuk lebih proaktif dalam menyampaikan perubahan demografi penduduk kepada KPU RI, guna dicapai daftar pemilih Pilkada 2020 yang sinkron antara data kependudukan di Dukcapil dengan daftar pemilih di KPU RI.

"Dukcapil ini sebetulnya sudah bagus, pelayanan sudah gratis, mereka juga sudah punya SIAK (sistem informasi administrasi kependudukan). Tapi dalam konteks ini Dukcapil harus lebih proaktif dalam meng-update data ke KPU," kata Zulfikar kepada GoNews.co Jumat (27/11/2020) malam.

Semangatnya, kata Zulfikar, agar setiap warga negara Indonesia yang sudah memiliki hak pilih, bisa masuk dalam daftar pemilih yang ditetapkan oleh KPU.

"Dan untuk bisa terdaftar itu kan harus didukung oleh data kependudukan," kata Zulfikar.

Jadi, kata Zulfikar, kolaborasi Dukcapil dengan KPU harus lebih dioptimalkan. Terlebih, pencoblosan pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang dijadwalkan digelar pada 9 Desember 2020, tinggal menghitung hari.

"Makanya di sisa waktu sampai H-1 pemungutan suara telah disepakati agar Dukcapil juga lebih aktif menjemput pemilih. Merekam mereka yang belum merekam KTP-el, dan menerbitkan surat keterangan (Suket perekaman KTP-el, red) bagi yang belum mendapat KTP-el," kata Zulfikar.

Legislator daerah pemilihan (Dapil) Jawa Timur III yang akrab disapa Cak Zul ini menjelaskan, pasal 58 ayat 2 UU 8/2015 sebetulnya cukup menjadi dasar bagi Dukcapil untuk lebih proaktif menyampaikan setiap perubahan data pendudukan kepada KPU.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:GoNews Group, Kampus, Parlemen
wwwwww