Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
17 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
Nasional
14 jam yang lalu
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
15 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
17 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
6
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
21 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Dana Desa Terbukti Sukses Tekan Penularan Covid-19 di Desa

Dana Desa Terbukti Sukses Tekan Penularan Covid-19 di Desa
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar. (Foto: Humas Kemendes)
Minggu, 01 November 2020 18:48 WIB
JAKARTA - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar mengatakan Dana Desa sangat berpengaruh besar menekan peredaran pandemi Covid-19 di Desa.

Dana Desa tahun 2020 sebesar Rp71,09 Triliun ini sangat maksimal digunakan untuk penanganan Covid-19 dengan dengan program besarnya yaitu Desa Lawan Covid-19, membentuk Relawan Tanggap Covid-19, pembentukan Ruang isolasi Desa, Gerbang Desa dan kampanye hidup bersih.

"Ini ternyata berdampak sangat positif karena penularan Covid-19 di desa relatif sangat kecil dibanding grafik nasional, sekitar lima persen," kata Gus Menteri, sapaan akrabnya.

Target Pemerintah untuk tahun 2021 mendatang ada dua hal yaitu Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan penanganan Covid-19 yang belum diketahui pandemi ini akan berakhir.

Doktor Honoris Causa dari UNY ini memaparkan, Dana Desa tahun 2020 telah digunakan untuk Program relawan Desa Lawan Covid-19, Program Padat Karya Tunai Desa (PKTD), pembangunan infrastruktur sebelum wabah Covid-19 dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) mencapai Rp44 Triliun.

"Dana tersisa Rp29 Triliun dengan sistematika Rp11 Triliun nanti akan habis biaya BLT hingga Desember 2020," kata Mantan Ketua DPRD Jawa Timur ini.

Sisa anggaran sekitar Rp18 Triliun yang diminta oleh Gus Menteri, sesuai dengan Surat Edaran dipakai untuk PKTD Produktif.

Gus Menteri mencontohkan PKTD Produktif seperti penataan dan revitalisasi Desa Wisata. Jadi proyeknya gunakan PKTD yang libatkan warga miskin, pengangguran dan kelompok marjinal lain.

Yang digarap adalah Desa Wisata yang berarti ada pengurangan pengangguran dan peningkatan daya beli dan lokasi wisatanya menjadi bersih.

"Itu produktif. Atau Ketahanan Pangan yaitu lahan-lahan yang kosong digarap dengan PKTD," imbuhnya.

"Kemendes PDTT menargetkan hingga Desember 2020 ini, bisa menyerap sekitar enam juta tenaga kerja dan kurangi pengangguran di desa" pungkas Gus Menteri.(Rls)

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Warga Bertuah, Balai Kota
wwwwww