Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
13 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
6
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
3 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Cegah Salah Tangkap saat Demo, Polda Kalteng Juga Sediakan Rompi Khusus Wartawan

Cegah Salah Tangkap saat Demo, Polda Kalteng Juga Sediakan Rompi Khusus Wartawan
Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Dedy Prasetyo menujukkan rompi khusus wartawan peliput demo. Foto: Dok. Istimewa
Selasa, 13 Oktober 2020 13:23 WIB
PALANGKARAYA - Aksi unjuk rasa yang berujung ricuh kerap merugikan semua pihak tidak terkecuali wartawan. Mereka sering menjadi salah tangkap hingga berujung pada aksi pemukulan saat menjalankan tugasnya.

Menyikapi hal itu, Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Dedi Prasetyo membuat rompi pengenal khusus untuk wartawan. Rompi tersebut diberi warna oranye dengan tulisan ‘Pers’.

"Ini sebagai identitas rekan media di lapangan saat meliput kegiatan menyampaikan pendapat. Semoga dengan adanya rompi ini rekan media dapat dikenal dan terlindungi," kata Dedi lewat keterangannya, Senin (12/10).

Dedi menuturkan, kondisi di lapangan saat unjuk rasa ricuh memang kerap membuat situasi tidak terprediksi. Untuk itu, sebagai langkah antisipasi rompi tersebut untuk menghindari insiden salah tangkap hingga penganiayaan.

"Semoga dengan adanya rompi ini tidak ada lagi kesalahpahaman antara aparat yang tugas mengamankan kegiatan menyampaikan pendapat dengan para rekan media," ujar Dedi.

Lebih lanjut, mantan Karopenmas Divisi Humas Polri tersebut mengungkapkan, pemberian warna oranye pada rompi untuk memudahkan petugas mengenal identitas wartawan. Petugas pun diminta dapat menahan diri.

"Ini warna oranye sangat mencolok dan mudah dikenali. Jadi tidak ada lagi alasan aparat tak mengenali rekan media yang sedang bertugas meliput," tandasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Kumparan
Kategori:Balai Kota, Warga Bertuah, Kabar Bertuah, GoNews Group
wwwwww