Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
8 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Home  /  Berita  /  Parlemen

Bawa Ketapel ke Lokasi Demo Omnimbus Law, Penyusup Kenakan Kaos FPI Diciduk Polisi

Bawa Ketapel ke Lokasi Demo Omnimbus Law, Penyusup Kenakan Kaos FPI Diciduk Polisi
Selasa, 13 Oktober 2020 13:54 WIB
JAKARTA - Polda Metro Jaya meringkus seorang pria berkaos Front Pembela Islam karena kedapatan membawa ketapel saat terjaring razia.

Pria yang belum diketahui identitasnya itu disebut hendak mengikuti aksi penolakan UU Cipta Kerja di depan Istana Negara, Jakarta, Selasa (13/10/2020) hari ini.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyebutkan, razia memang sedang genjar dilakukan aparat guna mengantisipasi adanya penyusup yang memanfaatkan momentum aksi unjuk rasa untuk melakukan aksi kerusuhan.

"Dari pengalaman kemarin kita, untuk menghindari ada kelompok-kelompok perusuh yang memang niatnya mau melakukan kerusuhan," ucap Yusri saat ditemui di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Selasa.

Penangkapan pria itu bertepatan dengan rencana demonstrasi menolak Undang-Undang Omnibus Law - Cipta Kerja di Istana Negara yang dilakukan ormas gabungan dari FPI, Persaudaraan Alumni (PA) 212.

Dia pun mengimbau agar FPI Cs untuk tetap menjaga dan melindungi kelompoknya dari penyusup. Dia berharap jangan sampai aksi demonstrasi tersebut ditunggangi oleh pihak-pihak yang hendak melakukan kerusuhan.

"Kami mengimbau temen-temen demo ini jangan sampai tertunggangi. Silakan mem-protect pengamanan kelompoknya sendiri jangan sampai ada penyusup-penyusup yang masuk yang memang akan menjadikan keributan. Kasihan masyarakat," kata dia.

Yusri menjelaskan jika pelaku yang ditangkap itu berasal dari kawasan Banten. Saat ini, pelaku tersebut telah digelandang ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan.

"Kalau kita lihat masih di bawah umur ya. Nanti kita identifikasi dulu, yang bersangkutan pengakuannya dateng dari Banten sama teman-temannya ke sini tujuannya untuk demo," ujarnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Suara.com
Kategori:Parlemen, Balai Kota, Warga Bertuah
wwwwww