Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
Gelanggang
21 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
2
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
3
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
4
7 Dosen Unilak Pekanbaru Raih Jabatan Lektor Kepala, Rektorat Berkomitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
Cendekia
24 jam yang lalu
7 Dosen Unilak Pekanbaru Raih Jabatan Lektor Kepala, Rektorat Berkomitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
5
Kadishub Pekanbaru Cek PJU Jalan Siak II, Respons Cepat Tragedi Kecelakaan Maut Pengendara Motor
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Kadishub Pekanbaru Cek PJU Jalan Siak II, Respons Cepat Tragedi Kecelakaan Maut Pengendara Motor
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Anarko Demo Tolak Ciptaker Didominasi Anak STM

Anarko Demo Tolak Ciptaker Didominasi Anak STM
Anak-anak STM peserta demo tolak Ciptaker di Jakarta, Kamis (8/10/2020). (CNNIndonesia.com)
Jum'at, 09 Oktober 2020 15:35 WIB
JAKARTA -Polisi telah mengamankan sejumlah 1.192 orang anarko demo tolak UU Omnibuslaw Ciptaker. Siswa Sekolah Teknik Mesin (STM) jadi yang terbanyak jumlahnya di antara beberapa latar belakang anarko yang diamankan.

"Anarko itu bukan dari kelompok buruh yang memang akan menyuarakan, tapi ada kelompok-kelompok sendiri yang datang untuk merusuh, bahkan didominasi oleh anak-anak STM," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus di Jakarta, Jumat (9/10/2020).

Mereka, kata Yusri, tidak tahu pasti apa itu UU Ciptaker. "Yang dia tahu ada undangan untuk datang, disiapkan tiket kereta api, disiapkan truk, disiapkan bus, kemudian nantinya akan ada uang makan untuk mereka semua. Ini yang dia tahu,".

"(Dan, red) Ini yg kita dalami semuanya," kata Yusri.

Yusri tak menyebut jumlah spesifik anarko yang berlatar belakang anak STM. Tidak juga disebutkan nama-nama STM tempat mereka bersekolah.

Tapi Yusri mengungkapkan, sebanyak 1.192 orang tersebut berasal dari berbagai daerah seperti Purwakarta, Karawang, Bogor, Banten.

"Yang datang ke Jakarta memang tujuannya untuk melakukan kerusuhan," kata Yusri.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Cendekia, Parlemen, Kampus, GoNews Group
wwwwww