Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
21 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
21 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
11 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Petisi Copot Terawan, Melki Minta Publik "Fair"

Petisi Copot Terawan, Melki Minta Publik Fair
Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Terawan Agus Putranto. (Gambar: Dok. virtual)
Senin, 05 Oktober 2020 15:13 WIB
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi lX DPR RI, Melki Laka Lena, meminta agar Kementerian Kesehatan RI diberi kesempatan untuk melanjutkan kerja pemerintah menangani pandemi Covid-19.

"Sehingga kerja pemerintah pusat dan daerah lebih fokus dan tepat sampai level mikro, RT/RW, kampung, dalam penanganan Covid 19 khususnya kesehatan, maupun aspek sosial dan ekonomi," kata Melki kepada Wartawan Parlemen, Senin (5/10/2020).

Pernyataan Melki tersebut, menyusul munculnya petisi dan usulan pencopotan Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Terawan, oleh netizen dan sejumlah kalangan.

Menurut Melki, publik juga harus fair dalam menilai. Perlu diakui bahwa banyak hal telah dilakukan Terawan dalam menanggulangi Pandemi Covid-19 sejak wabah virus ini muncul di awal tahun 2020. Terawan, ungkap Melki, juga terbilang aktif dalam berkoordinasi dengan DPR melalui rapat-rapat.

Publik, juga diminta Melki untuk memberi kesempatan pada Presiden RI, Joko Widodo, sebagai 'Bos' para Menteri, untuk menetapkan penilaian atas para menterinya, termasuk Terawan.

"Evaluasi terhadap kinerja para menteri kami percaya dilakukan oleh presiden Jokowi setelah situasi kondisi bangsa sudah kondusif dan tepat," kata Melki.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Balai Kota, Parlemen, Kampus, Kesehatan, GoNews Group
wwwwww