Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
9 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Home  /  Berita  /  Parlemen

Bamsoet: Jadikan Momentum HUT RI untuk Merdeka dari Covid-19

Bamsoet: Jadikan Momentum HUT RI untuk Merdeka dari Covid-19
Minggu, 16 Agustus 2020 11:58 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengajak seluruh elemen bangsa menjadikan momentum hari Kemerdekaan 17 Agustus untuk menggelorakan semangat merdeka dari cengkeraman pandemi Covid-19. Dengan konsisten menerapkan protokol kesehatan, semua orang akan merdeka dari Covid-19 sehingga dinamika kehidupan bersama bisa dipulihkan. 

"Untuk pertama kalinya sepanjang sejarah Indonesia merdeka, peringatan HUT Ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini harus dirayakan dengan cara berbeda karena faktor pandemi Covid-19. Namun, perbedaan cara itu hendaknya tidak mengurangi semangat semua elemen bangsa untuk menghayati makna dan tujuan perjuangan para pahlawan bangsa dalam mewujudkan kemerdekaan RI," ujar Bamsoet di Jakarta, Minggu (16/8/20).

Mantan Ketua DPR RI ini menuturkan jika dahulu para pejuang berperang mengusir penjajah, generasi bangsa terkini harus berjuang memerangi pandemi Covid-19. Kalau para pejuang di masa lalu maju ke medan perang dengan bambu runcing, semua elemen bangsa terkini harus mengalahkan cengkeraman Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan.  

"Sudah terbukti pandemi Covid-19 tidak hanya merusak, tetapi nyata-nyata telah merampas kemerdekaan dan kebebasan semua orang. Segala sesuatunya harus dibatasi sehingga kehidupan menjadi tidak dinamis lagi. Namun, pandemi Covid-19 tidak bisa diperangi dengan senjata pemusnah, melainkan melalui akal budi manusia dengan mentaati protokol kesehatan," kata Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menambahkan, para ahli telah mengatakan virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 akan berdampingan dengan kehidupan manusia untuk jangka waktu yang lama. Maka, sebelum vaksin penangkalnya tersedia, setiap orang harus bersiasat agar tidak terinfeksi Covid-19. 

"Siasat paling efektif saat ini adalah mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan.  Konsisten menerapkan protokol kesehatan akan memerdekakan semua orang dari cengekeraman Covid-19. Dengan merdeka dari Covid-19,  dinamika kehidupan bersama bisa dipulihkan," pungkas Bamsoet.***

wwwwww